Manfaat dan Efek Samping Menggunakan Obat Antibiotik

Antibiotik atau juga dapat disebut sebagai antibakteri, yaitu jenis obat-obatan yang berfungsi untuk membasmi atau memperlambat pertumbuhan bakteri. Antibiotik mencakup berbagai jenis obat yang digunakan untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Namun Infeksi yang disebabkan oleh virus seperti flu, batuk, dan sakit tenggorokan tidak bisa diobati dengan antibiotik. Antibiotik tampaknya merupakan terobosan yang besar saat mulai ditemukan, karena banyak penyakit akibat infeksi bakteri yang mewabah pada jaman itu bisa dihentikan penyebarannya seperti kolera, diare,  tifus, dsb.

Advertisement

Apakah antibiotik memiliki efek samping seperti halnya beberapa jenis obat-obatan lainnya? Hal ini penting untuk Anda ketahui agar tidak salah dalam menggunakan obat jenis antibiotik ini, alih-alih sembuh dari infeksi tapi malah justru timbul masalah kesehatan baru yang jauh lebih serus terkait efek samping dari obat anti kuman ini.

Antibiotik umumnya diambil secara oral/diminum. Namun bisa juga diberikan melalui suntikan,  atau secara topikasl/secara langsung ke bagian tubuh yang kena infeksi misalnya luka luar.

Baca juga : Obat Tradisional Alami untuk Batuk Berdahak

Antibiotik, antara Manfaat dan Efek Sampingnya yang perlu diketahui:

Manfaat dan efek samping antibiotik

Gambar:pixabay

Antibiotik termasuk jenis obat keras yang bisa mengobati sakit infeksi tertentu, bahkan bisa menyelamatkan jiwa jika digunakan dengan benar. Antibiotik menghentikan pertumbuhan bakteri atau mematikannya.

Kenapa butuh antibiotik, bukankah manusia sudah memiliki sistem kekebalan tubuh?

Sebelum bakteri banyak berkembang dan menyebabkan gejala sakit, sistem kekebalan tubuh biasanya bisa membasminya. Kita memiliki sel darah putih yang otomatis akan menyerang benda asing seperti bakteri patogen, dan sistem kekebalan tubuh biasanya bisa mengatasi.

Namun ada beberapa kesempatan ketika bakteri sudah berkembang terlalu banyak, maka bantuan dari luar dibutuhkan dan obat antibiotik bisa memberikan manfaatnya.

Antibiotik yang pertama adalah penisilin, termasuk ampisilin dan amoksisilin, yang banyak digunakan dan dijual bebas sampai saat ini untuk mengobati berbagai infeksi. Namun masih ada beberapa antibiotik yang modern yang hanya diberikan melalu resep dokter.

Kegunaan Antibiotik

  • Antibiotik digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri, namun tidak efektif terhadap virus. Jadi jika Anda terinfeksi, maka penting untuk mengetahui apakah hal itu disebabkan oleh bakteri atau virus.
  • Sebagian besar infeksi saluran pernapasan atas disebabkan oleh virus sehingga antibiotik tidak bisa mengatasi virus ini.
  • Apabila antibiotik digunakan berlebihan atau secara tidak benar, bisa berisiko bakteri akan menjadi kebal obat/resisten sehingga antibiotik menjadi berkurang efektifitasnya terhadap suatu jenis bakteri.
  • Ada dua macam antibiotik, yaitu antibiotik spektrum luas yang bisa igunakan untuk mengobati berbagai macam jenis ninfeksi bakteri. Kemudian yang kedua adalah antibiotik spektrum sempit,  yang hanya efektif untuk beberapa jenis bakteri tertentu saja.
  • Dalam beberapa kasus, antibiotik bisa diberikan untuk mencegah dari kemungkinan terjadi infeksi, yang biasanya mungkin diberikan sebelum operasi / bedah usus atau ortopedi

Efek Samping Antibiotik

Meskipun antibiotik sangat efektif dalam mengobati berbagai macam infeksi, namun ada beberapa efek samping umum yang dapat terjadi. Sangat penting untuk menghabiskan antibiotik yang sudah diresepkan, walaupun sudah merasa sembuh atau jika muncul efek samping seperti berikut ini:

Mual dan Diare

Mual dan diare sangat umum selama penggunaan antibiotik. Sistem pencernaan yang sehat adalah yang terjaga keseimbangannya dari bakteri-bakteri usus yang baik maupun buruk. Bakteri ini bekerja sama untuk kondisi pencernaan yang normal. Antibiotik bisa mengganggu keseimbangan flora usus ini, dan akhirnya menyebabkan diare. Menurut studi pada bulan Juli tahun 2013 yang diterbitkan  di Medical Clinics of North America, antara 2% sampai 25% pasien mengalami mual atau diare tergantung dari jenis antibiotik. Namun dalam banyak kasus, mual dan diare terkait antibiotik tidak memerlukan pengobatan. Tapi dalam kasus yang jarang hal itu menjadi indikasi dari hal yang lebih serius.

Baca juga:  Akibat Tubuh jika kekurangan terkena sinar matahari

Infeksi ragi pada organ kewanitaan

infeksi jamur kewanitaan, atau kandidiasis, adalah efek samping antibiotik yang umum. Vag*na yang sehat adalah yang bisa menjaga keseimbangan normal jumlah ragi dan bakteri. Dalam beberapa kasus, antibiotik bisa membasmi bakteri yang berguna sehingga ragi terus tumbuh tak terkendali. Ketidakseimbangan ragi dan bakteri ini pada akhirnya menghasilkan infeksi ragi kandidiasis. yaitu jenis infeksi jamur pada organ kewanitaan yang ditandai dengan rasa gatal, panas, kemerahan dan bengkak pada vulva dan daerah organ int*m.

Reaksi alergi

Alergi atau terlalu sensitif juga merupakan efek samping umum dari minum antibiotik. Kebanyakan alergi antibiotik cenderung ringan dan terjadi pada kulit. Hal ini menghasilkan ruam merah, atau kulit gatal-gatal. Namun dalam kasus yang jarang terjadi, reaksi alergi yang parah(disebut anafilaksis), dapat menyebabkan mengi dan sesak napas, degup jantung yang cepat, atau pembengkakan pada bibir, lidah atau tenggorokan – ini bisa membahayakan dan perlu segera mendapat pertolongan medis.

Interaksi obat

Antibiotik bisa berinteraksi dengan jenis obat lain. Dari interaksi ini dapat menyebabkan efek samping seputar rasa mual dan sakit kepala. Antibiotik juga bisa menghambat fungsi obat, meningkatkan,  atau menurunkan. Obta kontr*sepsi telan diketahui berinteraksi dengan jenis antibiotik tertentu, dan dokter biasanya menyarankan untuk menggunakan jenis kontr*sepsi lain selama minum antibiotik. Untuk itu pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter/apoteker untuk mengetahui apakah obat yang lain tidak berinteraksi dengan antibiotik yang diambil.

Efek samping lain Antibiotik yang jarang

  • Pembentukan batu ginjal
  • Pembekuan darah abnormal
  • Sensitifitas terhadap sinar matahari
  • Kelainan darah
  • Tuli
  • Beberapa orang tua, mungkin bisa mengalami radang perut yang dapat menyebabkan diare berdarah yang parah.

Perlu diperhatikan :

  • Kebanyakan jenis obat antibiotik mulai muncul efeknya terhadap infeksi setelah beberapa jam. Sangat penting untuk menyelesaikan proses pengobatan antibiotik untuk mencegah infeksi datang kembali. Artinya antibiotik harus dihabiskan sesuai petunjuk yang diberikan oleh dokter yang meresepkan.
  • Beberapa jenis antibiotik sebaiknya tidak dikonsumsi bersama dengan makanan atau  minuman tertentu. Dan jenis yang lainnya ada yang harus diambil pada saat perut kosong, biasanya sekitar satu-dua jam sebelum makan.
  • Untuk jenis tetraksilin, sebaiknya tidak diminum bersama dengan susu dan produk susu,  karena mungkin bisa mempengaruhi penyerapannya.
  • Jika ada reaksi alergi dari antibiotik harus memberitahu dokter. Reaksi dari antibiotik bisa saja sangat serius, bahkan terkadang bisa membahayakan fatal yang disebut dengan reaksi anafilaksis.
  • Antibiotik harus digunakan dengan sangat hati-hati untuk  orang yang memiliki masalah penurunan fungsi hati dan fungsi ginjal, wanita hamil dan menyusui.
  • Antibiotik adalah obat keras, untuk menghindari efek samping yang buruk sebaiknya berdasarkan resep/saran dokter.

[Medical Disclaimer]

Advertisement

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *