Khasiat Bawang Dayak untuk Pengobatan dan Kandungannya

Khasiat dari bawang dayak sebenarnya sudah dikenal sejak jaman dulu, yang dibuktikan secara turun temurun digunakan sebagai obat tradisional hingga kini. Penelitian secara klinis mengenai khasiat bawang dayak sudah banyak dilakukan terutama untuk mengetahui kandungan senyawa yang memiliki efek farmakologis yang berpotensi mengobati berbagai penyakit. Bawang dayak jika dikonsumsi segar diketahui dapat membantu menuntaskan berbagai penyakit termasuk mengobati kanker, kista, asam urat, penyakit kuning, perdarahan, sinus, hipertensi, diabetes, infeksi saluran kencing, kolesterol tinggi,  radang usus, kembung, bisul, nyeri haid dsb.

Advertisement

bawang dayak

Img: wikipedia

Bawang dayak memiliki nama ilmiah Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb adalah tanaman yang berasal dari benua Amerika yang beriklim tropis. Sesuai dengan namanya yaitu bawang dayak, tanaman ini adalah salah satu dari tanaman khas Kalimatan tengah – bahkan sudah dikembangkan secara khusus sebagai bahan obat-obatan.  Bawang dayak Tumbuh baik ditanah yang lembab dan berhumus dan dataran tinggi antara 600 – 1500 mdpl.

Baca juga : Khasiat Daun Kitolod Untuk Pengobatan Berbagai Penyakit

Nama lain :  

  • Bawang lubak, bawang merah hutan, bawang hutan, bawang kapal, kambe (kalimantan)
  • Bawang sabrang, bawang kapal (Sumatera)
  • Babawangan beureum atau bawang siyem (Sunda)
  • Luluwa sapi, nawang siyem atau brambang sabrang  (Jawa)
  • Bawang sayup (Melayu).

Ciri-ciri : Sebagian atau seluruh daun bawang dayak keluar secara berdesak-desakan pada pangkal batang. Daun memanjang seperti pita yang menjuntai – memiliki rimpang atau umbi berlapis berwarna merah mirip bawang merah namun lebih mengkilap dan licin. Tanaman ini memiliki bunga berkelopak putih yang hanya mekar pada sore hari beberapa jam. Bawang dayak adalah tanaman yang banyak tumbuh liar di hutan-hutan.

Kandungan senyawa aktif pada bawang dayak

Bawang dayak mengandung senyawa aktif yang memiliki efek farmakologis sehingga herba ini telah digunakan sebagai bahan dalam pembuatan obat-obatan. Kandungan senyawa aktif yang merupakan jenis zat antioksidan dari bawang dayak berdasarkan penelitian oleh Fakultas Farmasi Universitas surabaya adalah :

  • Akaloid: merupakan senyawa kimia yang bersifat basa yang mengandung satu atau lebih senyawa nitrogen. Senyawa ini umumnya beracun, namun efeknya menimbulkan aktifitas fisiologi yang menonjol sehingga banyak digunakan untuk obat.
  • Flavonoid : adalah salah satu dari kelompok senyawa fenol dari alam yang terbesar, ditemukan dalam hampir semua buah dan sayuran. Penelitian telah menemukan bahwa senyawa flavonoid memiliki aktifitas antikanker, anti inflamasi, dan anti radikal bebas.
  • Fenolik: adalah senyawa yang ditemukan di berbagai tanaman yang memiliki sifat antiokasidan, zat yang didefisinikan memiliki mekanisme yang bisa menangkap atau menangkal radikal bebas.
  • Saponin: senyawa yang terdapat dalam banyak tumbuhan,
  • Tanin: Tanin telah dilaporkan memiliki sifat antioksidan, bersifat antimuganeik, antikanker, dan potensi antimikroba. Tanin juga telah dilaporkan untuk memberi efek fisiologis lainnya, seperti untuk mempercepat pembekuan darah, menurunkan tekanan darah, menurunkan tingkat serum lipid, menghasilkan nekrosis hati, dan memodulasi respom imun. Teh hijau juga mengandung tanin, sehingga juga berkhasiat untuk mencegah kanker.
  • Glikosida: senyawa yang menghasulkan satu atau lebih gula
  • Steroid: senyawa organik yang terbuat dari turunan lemak

Khasiat Bawang dayak untuk Pengobatan berbagai penyakit :

Khasiat obat mungkin terkait dengan kandungan senyawa yang terdapat dalam bawang dayak termasuk senyawa dari utama yaitu saponin, alkaloid, steroid, glikosida, tanin, fenolik, triterpenoid, dan flavonoid.

Mengobati Kanker

Bawang dayak bisa menuntaskan penyakit kanker mungkin berkat kandungan flavonoid yang bisa bekerja secara selektif dalam menghambat perkembangan sel kanker yang aktif; yaitu dengan cara memisahkan sel kanker dari sel yang sehat dan mematikannya.

Menurut jurnal Mem Inst Oswaldo cruz di Rio de Jeneiro juli tahun 2003, kandungan naphtoquinonens dan turunannya seperti elecanacine, eleutherine, eleutherol, eleuthernone berkhasiat sebagai zat anti-kanker. Eleuterin pada bawang dayak bekerja menghambat enzim topoisomerase yang berperan penting dalam fase proliferasi dan replikasi sel kanker.

Studi lain yang dilakukan oleh seorang mahasiswa fakultas kedokteran  UGM Vita Pemanasari, menunjukkan bahwa bawang dayak menghambat perkembangan sel kanker darah. Riset yang sama oleh  Himawan Budyastono dari fakultas kedokteran universitas sumatera utara menunjukkan bahwa ekstrak bawang dayak menurukan ekspresi cyclin-E kanker rahim – hal ini menyebabkan apoptosis atau kematian sel kanker.

Baca juga:  Manfaat Pare untuk Penderita Diabetes dan cara penggunaannya

Mengobati berbagai penyakit terkait radikal bebas

Hal ini karena bawang dayak mengandung senyawa utama yang bekerja sebagai antioksidan yaitu alkaloid, steroid, flavonoid, glikosida, dan saponin. Sel-sel tubuh kita akan terus teroksidasi selama kita bernafas dan akan semakin cepat jika kita menghirup udara yang kotor atau tercemar dan menghasilkan radikal bebas. Radikal bebas ini jika jumlahnya terlalu tinggi dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis termasuk kanker, jantung, diabetes, peradangan, kolesterol tinggi, asam urat, hipertensi, termasuk penuaan dini. Dan radikal bebas ini hanya bisa dinetralkan oleh zat yang bekerja sebagai antioksidan.

Jadi dengan kita mengonsumsi makanan yang mengandung banyak zat antioksidan termasuk bawang dayak, maka kita akan terhindar dari berbagai penyakit kronis terkait efek radikal bebas dalam tubuh termasuk :

  • Kanker
  • Asam urat
  • Penyakit kardiovaskular termasuk jantung, stroke, darah tinggi, aterosklerosis
  • Penuaan dini
  • dsb

Menjaga Kesehatan ginjal

Penelitian yang dilakukan beberapa mahasiswa universitas Farmasi Lampung, Arnida dkk menjelaskan bahwa bawang dayak menurunkan kadar kalsium pada urin dan memiliki sifat peluruh kencing atau diuretik dan menurunkan pH air seni. Efek ini diyakini akan menghancurkan atau mencegah pembentukan batu ginjal.

Melawan diabetes

Tiga jenis senyawa yang berhasil di isolasi oleh Maria DPT Gunawan Puteri Dkk, Dari divisi biosains Universitas Hokaido Jepang yaitu senyawa eleutherol, eleutherinoside A, dan eleuthoside B yang di yakini bisa mengatasi penyakit diabetes melitus.

Hal ini karena senyawa eleutherinoside A dalam bawang dayak bekerja menghambat aktifitas alfa-glukosidase yang berperan memecah pati dan disakarida menjadi glukosa. Sehingga hal ini akhirnya menghembat penyerapan glukosa sehingga kadar gula dalam darah akanturun. Sementara itu kandungan alkaloid yang banyak dalam herba ini memiliki aktivitas hipoglikemik yaitu menurunkan kadar glukosa darah.

Cara Mengolah bawang dayak sebagai ramuan

Umbi bawang dayak bisa di konsumsi sebagai obat yang berkhasiat dengan berbagai cara, baik dalam keadaan segar dan seduh atau diolah terlebih dahulu menjadi bubuk atau kapsul yang dapat disimpan untuk beberapa lama.

Cara Konsumsi bawang dayak segar

Ambil 3 buah bawang dayak, iris tipis-tipis lalu diseduh dengan air panas segelas. Minum selagi hangat, 2 kali sehari.

khasiat manfaat bawang dayak

Img: flickr

Pembuatan instan

Ambil Bawang dayak, cuci, buang akar dan daunnya, diiris-iris, tambahkan air dengan perbandingan 1 kg bawang dayak dengan 2 liter air, diblender, saring dengan kain blacu, lalu dimasak sampai mendidih sambil diadu-kaduk, tambahkan gula (1kg bawang dayak: 1 kg gula pasir), aduk terus sampai membentuk butiran/kristal halus. Lalu dinginkan, jika ukuran butiran terlalu besar, haluskan dengan blender dan bungkus. Ketika mau mengonsumsinya tinggal dilarutkan dengan air minum hangat.

Cara Konsumsi Bawang dayak seduh, bubuk, dan kapsul

Ambil bagian umbi bawang dayak, cuci bersih, iris-iris dengan ketebalan sekitar 2mm kemudian keringkan dibawah sinar matahari sampai kering betul. Atau bisa juga dioven selama delapan jam dengan suhu 50 derajat celcius. Simpan dalam kemasan atau plastik tertutup dan simpan; jika akan mengonsumsi tinggal diseduh dengan air panas dan diminum ketika masih hangat.

Setelah dikeringkan anda juga bisa membuatnya menjadi bubuk dengan cara digiling/blender lalu disimpan. Lalu cara mengonsumsinya tinggal dilarutkan dengan air mendidih, dan minum selagi hangat. Atau anda juga bisa membuat bubuk tersebut sebagai kapsul dan meminumnya ketika dibutuhkan.

Keamanan dan efek samping bawang dayak

Belum ada penelitian yang secara rinci menyebutkan efek samping yang buruk, namun hal ini juga perlu diwaspadai jika anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu. Dengan demikian mungkin perlu untuk dikonsultasikan terlebih dahulu kepada medis atau ahli kesehatan sebelum mengonsumsinya.

Demikian khasiat bawang dayak yang sudah diketahui berdasarkan studi ilmiah, baik mengenai kandungan serta potensinya untuk mengobati berbagai penyakit.

[Medical Disclaimer]

Advertisement

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *