Waspadai Efek Buruk Terlalu Banyak Makan Garam Bagi Wanita Hamil

Biasanya Ibu-ibu hamil terutama yang hamil muda itu maunya selalu ingin dituruti, dengan alasan ngidam dan untuk sang jabang bayi. Memang, ibu hamil membutuhkan asupan makanan yang cukup untuk diri dan janin dalam kandungan. Dengan catatan ini adalah makanan bergizi dengan asupan cukup dan tidak berlebihan. Baca juga : Makanan sehat untuk ibu hamil

Advertisement

Garam adalah nutrisi yang juga sangat dibutuhkan oleh tubuh kita. Dan ketika kita berbicara tentang asupan garam khusus bagi ibu hamil, terlalu sedikit atau terlalu banyak asupan garam selama kehamilan dapat berdampak buruk terhadap kadar natrium Anda. Wanita hamil juga membutuhkan asupan natrium yang lebih banyak seperti halnya nutrisi lainnya daripada wanita yang tidak hamil, namun terlalu banyak mengonsumsi garam juga bisa membahayakan. Konsultasikan dengan dokter Anda tentang jumlah asupan sodium yang tepat saat Anda hamil.

Dampak makan banyak garam bagi wanita hamil

Efek Kelebihan atau Kekurangan Asupan Garam pada Wanita Hamil

Menyebabkan Pembengkakan kaki / Edema

Edema adalah istilah untuk menyebut terjadinya pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, kaki dan tangan; dan merupakan kondisi yang normal pada kehamilan. Hal ini bisa terjadi karena tubuh wanita hamil meningkatkan produksi cairan terutama selama kehamilan. Terlalu banyak asupan garam bisa menyebabkan edema Anda semakin buruk. Meskipun tidak perlu untuk terlalu membatasi makanan asin, namun cobalah untuk tetap menjaga batas yang direkomendasikan, yang artinya mungkin Andai tidak perlu menambahkan garam lagi kedalam makanan yang ada di piring Anda.

Baca juga : Vitamin dan Nutrisi penting untuk Ibu Hamil

Menyebabkan Gangguan Perkembangan Ginjal

Sebuah penelitian yang pernah diterbitkan American Journal of Physiology РRenal Physiology  pada tahun 2011selain terlalu sedikit asupan garam, terlalu banyak asupan garam saat hamil juga dapat berdampak pada perkembangan ginjal. Studi tersebut dilakukan terhadap hewan yaitu tikus hamil yang diberi makanan rendah, sedang dan tinggi garam. Pengembangan dan fungsi ginjal serta tekanan darah dicatat pada masing-masing tikus. Ternyata bayi tikus yanginduknya diberikan asupan natrium yang terlalu rendah atau terlalu tinggi memiliki ginjal yang kurang berkembang dan tekanan darah yang lebih tinggi.

Baca juga:  10 Manfaat Rutin Olahraga Teratur Bagi Kesehatan, Kecantikan, dan Kehamilan

Menyebabkan Kehilangan Kalsium dan Pre eklampsia

Asupan natrium yang tinggi akan meningkatkan jumlah kalsium yang dikeluarkan oleh tubuh Anda. Menurut Linus Pauling Institute, untuk setiap 2,3 gram natrium yang disaring di ginjal, sebanyak 24 Р40 miligram kalsium di tarik  ke dalam urin untuk dibuang. Penurunan kalsium dalam tubuh bisa meningkatkan kemungkinan mengembangkan hipertensi, yaitu tekanan darah tinggi yang dapat mengakibatkan perkembangan pre-eklampsia Рyaitu kondisi berbahaya pada kehamilan yang ditandai dengan pembengkakan dan adanya protein yang tinggi dalam urin yang dapat berkembang menjadi kejang dan kelahiran prematur.

Dampak Terlalu Sedikit Asupan Sodium

Selama wanita sedang dalam masa kehamilan, maka banyak hormon yang jumlahnya lebih tinggi dari ketika tidak hamil. Salah satu hormon secara khusus mempengaruhi natrium di dalam tubuh wanita hamil yaitu hormon progesteron. Kadar progesteron yang tinggi meningkatkan natrium yang dibuang kedalam urin Anda, sehingga tubuh wanita hamil akan memiliki sedikit dari mineral penting ini.

Baca juga : Manfaat Labu Siam untuk Hipertensi dan Kehamilan

Mengurangi asupan garam atau natrium akan menyebabkan perubahan keseimbangan cairan, yang akhirnya mengganggu kesehatan baik sang ibu dan bayi dalam kandungan ketika wanita sedang hamil. Selama kehamilan, tubuh wanitaakan membutuhkan lebih banyak cairan untuk tubuhnya dan juga janin. Tanpa natrium yang cukup tubuh mungkin tidak bisa mempertahankan jumlah cairan yang tepat yang dibutuhkan tubuh.

Analisa nutrisi selama kehamilan yang dibuat dalam jurnal American Journal of Clinical Nutrition pada tahun 2003 menemukan bahwa wanita yang menjalani diet rendah sodium selama kehamilan tidak mendapatkan nutrisi secara keseluruhan. Penelitian menunjukkan bahwa ketika wanita hamil membatasi asupan sodium, mereka juga membatasi asupan protein, kalsium dan kalori – yang merupakan 3 bagian penting dari diet kehamilan yang sehat.

Meskipun Anda tidak disarankan membatasi asupan garam dalam diet, Anda juga sebaiknya tidak meningkatkan asupan garam dengan menambahkan garam meja ke piring Anda. Diet yang teratur dan seimbang akan cukup untuk menyediakan asupan natrium bagi Anda dan janin dalam kandungan Anda.

[Medical Disclaimer]

Advertisement

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *