Amoksisilin : Manfaat, Cara Penggunaan dan Efek Samping

Amoksisilin adalah obat versi generik dari merk obat amoxil yang merupakan obat jenis antibiotik. Manfaat obat Amoksisilin adalah terutama untuk membasmi infeksi yang disebabkan oleh jenis bakteri yang sensitif obat ini, yaitu termasuk bakteri  E.Coli (bakteri yang menginfeksi usus, H.pilory(bakteri yang menginfeksi tukak lambung dan tukak usus, streptokokus(bakteri rongga mulut), staphilokokus(menginfeksi tenggorokan, hidung dan kulit), dsb.

Advertisement

Amoksisilin tidak cocok untuk mengobati penyakit yang disebabkan infeksi virus seperti influensa, hepatitis, dan apapun jenis infeksi yang disebabkan oleh virus.

amoksisilin manfaat dan efek samping

Manfaat, cara penggunaan, dosis, interaksi obat, dan efek samping lain amoksisilin :

Manfaat Amoksisilin

Amoksisilin merupakan antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi oleh bakteri, seperti infeksi paru termasuk pneumonia, abses pada gigi, tukak lambung, infeksi luka, dan infeksi saluran kemih (ISK).
Amoksisilin juga diberikan kepada anak-anak untuk mengobati infeksi telinga juga  infeksi  paru. Obat ini tersedia dalam bentuk kapsul, sirup, atau cairan yang diberikan melalui suntikan – yang umumnya hanya dilakukan di rumah sakit.

Cara Penggunaan Amoksisilin

  • Amoksisilin diambil dengan cara oral atau melalui mulut atas petunjuk dokter biasanya setiap 8-12 jam. Dosis yang diberikan berdasarkan kondisi medis dan respon obat dari pasien.
  • Meminum banyak cairan saat mengambil obat amoksisilin ini, kecuali dokter tidak memperbolehkannya.
  • Agar manfaatnya maksimal, pemberian obat ini sebaiknya menggunakan jarak minum yang merata/sama; dan untuk memudahkan dalam mengingatnya, minum amoksisilin tepat pada waktu yang sama setiap hari sampai jumlah obat yang diresepkan dokter habis.
  • Amoksisilin harus dihabiskan sesuai dengan resep yang telah diberikan oleh dokter, tidak boleh ada waktu yang kelewatan misalnya 3 kali dalam sehari ya harus 3 kali. Meskipun keluha penyakit sudah hilang, amoksisilin tetap harus dihabiskan; hal ini karena bakteri bisa belum mati dan aktif kembali sehingga gejala kambuh lagi – bahkan bisa lebih parah dari sebelumnya.

Orang yang boleh dan yang tidak boleh minum amoksisilin

  • Orang dewasa, anak-anak, hingga ibu hamil dan ibu menyusui boleh meminum amoksisilin.
  • Orang yang tidak boleh meminum amoksisilin adalah orang yang sensitif atau alergi dengan obat amoksisilin atau penisilin sebelumnya.
  • Orang yang memiliki masalah penyakit ginjal, dan liver.
  • Orang yang habis mendapatkan vaksinasi.

Dosis dan Cara Minum amoksisilin

  • Dosis amoksisilin umumnya 250mg sampai 500mg sehari adalah aman untuk orang dewasa. Untuk anak-anak mungkin lebih rendah dari itu.
  • Ambil dosis secara merata dalam sehari, dengan waktu yang sama sepanjang hari. Jika anda diberikan dosis 3 kali sehari oleh dokter, maka waktu yang baik adalah di pagi hari, siang hari, dan malam hari sebelum tidur – kalau perlu tepat pada jam yang sama.
  • Amoksisilin bisa diambil sesudah makan atau boleh sebelum makan(selalu ikuti saran dokter)
  • Lanjutkan minum obat amoksisilin sampai jatah yang diberikan dokter habis meskipun sudah merasa baikan. Menghentikan obat sebelum habis dapat membuat infeksi datang lagi.
  • Telan kapsul amoksisilin dengan air minum. Jangan lakukan dengan cara mengunyahnya atau menghancurkannya.
  • Amoksisilin tersedia juga dalam bentuk cair, khusus untuk anak-anak dan orang dewasa yang tidak bisa menelan tablet.
  • Jika mengambil amoksisilin dalam bentuk cairan, biasanya akan ditakar oleh apoteker atau sendok khusus untuk membantu menakar dosis yang tepat. Sementara Pemberian melalui suntik biasanya dilakukan dirumah sakit.
  • Jika waktu minum amoksisilin kelewat atau lupa, tetap lanjutkan meminumnya diwaktu berikutnya seperti biasanya. Jangan mengganti waktu yang kelewatan dengan minum obat amoksisilin secara dobel.
  • Jika anda pelupa, anda bisa menggunakan alarm saat waktu minum obat amoksisilin.

Efek samping Amoksisilin

Seperti semua obat-obatan, termasuk amoksisilin bisa menyebabkan efek samping walaupun tidak semua orang mengalaminya. Efek samping amoksisilin umumnya ringan, dan sangat jarang menjadi serius.

Baca juga:  Akibat Tubuh jika kekurangan terkena sinar matahari

a. Efek samping yang umum
Efek ini samping umum kemungkinan terjadi pada sekitar 1 kasus per 10 orang. Teruskan minum obat ketika merasakan adanya efek samping, tapi segera ke dokter jika efek samping terasa mengganggu dan tidak hilang; termasuk jika ada gejala sakit dan diiare.

b. Efek samping yang serius
Efek samping yang serius jarang terjadi , sekitar kurang dari 1 kasus per1.000 orang. Konsultasikan ke dokter jika Anda :

  • Diare yang parah atau ada perdarahan
  • Kuning pada putih mata dan kulit – merupakan tanda masalah pada liver atau kandung empedu.
  • Ruam kulit parah, mungkin bercak kemerahan, demam, melepuh atau kulit yang terlihat seperti terbakar.
  • Memar atau perubahan warna kulit
  • Nyeri otot atau sendi setelah 2 hari minum obat
  • Ruam kulit dengan bercak merah melingkar
  • Warna urin gelap.

Beberapa efek samping diatas bisa berlangsung hingga 2 bulan setelah menghabiskan amoksisilin.

Reaksi Alergi Amoksisilin

Selain efek samping, amoksisilin juga bisa menyebabkan reaksi alergi meskipun lebih jarang. Reaksi alergi amoksisilin bisa ringan atau serius meskiupun jarang terjadi.
Reaksi alergi yang ringan : Sekitar 1 dari 15 orang mengalami reaksi alergi terhadap amoksisilin. Dalam kebanyakan kasus, reaksi alergi yang tergolong ringan seperti :

  • Ruam kulit dan gatal
  • Batuk
  • Sesak nafas

Reaksi alergi yang ringan biasanya bisa diatasi dengan jalan mengambil obat antihistamin.

Reaksi alergi yang Serius: Dalam kasus yang jarang terjadi, amoksisilin dapat menyebabkan reaksi alergi yang serius sehingga memerlukan pertolongan medis segera :

  • Ruam kulit dan bisa termasuk gatal, kemerahan, bengkak, melepuh atau kulit mengelupas.
  • Mengi
  • Sesak nafas/kesulitan nafas
  • Kesulitan berbicara
  • Mengalami pembengkakan dimulut, wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Efek tersebut tidak selamanya efek samping dari amoksisilin, bisa juga efek samping dari jenis obat yang lain.

Baca juga : Khasiat Bawang Dayak untuk Pengobatan dan Kandungannya

Cara mengatasi efek samping amoksisilin

  • Jika ada gejala rasa sakit pilih makanan yang sederhana, misalnya tidak pedas atau bermacam-macam menu. Meminum amoksisilin setelah makan atau makanan ringan mungkin bisa membantu.
  • Jika diare – minum lebih banyak air. Jangan mengambil obat lain untuk mengobati diare tanpa konsultasi kepada ahli medis.

Interaksi obat dan Kewaspadaan Minum Amoksisilin

  • Katakan ke dokter jika anda mengonsumsi obat lain seperti obat asam urat, obat pengencer darah, atau obat antibiotik lain selain amoksisilin.
  • Selalu bertanya kedokter jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap obat apapun terutama untuk antibiotik .
  • Beritahukan ke dokter tentang semua obat-obatan, vitamin , dan suplemen yang Anda minum.
  • Amoksisilin bisa mengganggu beberapa jenis pil KB. Wanita yang menggunakan pil KB harus membicarakan ke dokter sebelum mengambil amoksisilin.
  • Orang berusia lanjut mungkin perlu dosis yang lebih rendah dari orang dewasa lebih muda.
  • Beritahu dokter jika Anda memiliki alergi obat jenis apapun terutama untuk antibiotik .
  • Kasih tahukan dokter Anda mengenai semua obat-obatan, vitamin , dan suplemen yang sedang anda gunakan sebelum mengambil amoksisilin.
  • Amoksisilin bisa berisiko jika memiliki kondisi tertentu sehingga beritahu dokter jika anda memiliki alergi, Penyakit ginjal, Penyakit liver, Diare, Asma.
  • Beritahui dokter jika Anda mungkin hamil, atau menyusui. Meskipun umumnya hal ini aman.
  • Meskipun amoksisilin telah banyak diyakini aman bagi wanita hamil, tapi sebaiknya menanyakan kedokter antara risiko dan manfaatnya mengambil antibiotik saat hamil.
  • Amoksisilin bisa masuk ke ASI dan meningkatkan risiko reaksi alergi suatu saat pada bayi, jadi beritahu dokter apabila anda menyusui ASI sebelum mengambil antibiotik termasuk amoksisilin.

[Medical Disclaimer]

Advertisement

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *