Hindari Top 10 Penyebab Menurunnya Kekebalan Tubuh ini

Hal yang menurunkan sistem kekebalan tubuhDengan memiliki system kekebalan tubuh yang kuat, maka lebih kecil kemungkinan tubuh jatuh sakit akibat infeksi dari organisme berbahaya hingga penyakit seperti kanker. Kekebalan tubuh adalah system yang berguna sebagai pertahanan tubuh dalam menangkal berbagai infasi dari virus, bakteri, atau sel-sel yang abnormal. Salah satu contoh ringan adalah, jika  Anda sering mengalami pilek atau infkuenza maka bisa jadi Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. Setiap detik beragam virus atau bakteri mengintai kita, dan pada saat yang tepat dimana kekebalan tubuh menurun, mereka akan mudah masuk, menyebabkan infeksi dan membuat tubuh kita jatuh sakit.

Advertisement

Sistem kekebalan tubuh bekerja melibatkan banyak porses dan struktur biologis dalam tubuh. Ketika hal ini berfungsi dengan baik, maka akan membantu melawan organisme berbahaya yang dapat menyebabkan penyakit dan infeksi.

Begitu banyak tugas yang harus dilakukan oleh sistem kekebalan tubuh Anda agar Anda bisa terbebas dari banyak penyakit, sehingga sangat penting untuk membuatnya agar tetap kuat dan sehat. Pada intinya, jika tubuh kita sehat maka sistem kekebalan tubuh juga kuat.

Baca juga : Manfaat Jus Wortel dan Tomat untuk Kesehatan dan kekebalan Tubuh

Tingkat kekebalan tubuh setiap orang berbeda-beda. Beberapa orang bisa memiliki sistem kekebalan tubuh lebih kuat daripada yang lain, dan sebaliknya. Ada banyak hal yang bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda

Berikut ini top 10 hal yang bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda:

1. Suka atau hobi minuman beralk*hol

Berlebihan minum-minuman beralk*hol bisa merusak  sistem kekebalan tubuh Anda. Hal ini karena alkohol bersifat menghancurkan sel-sel antibodi yang diperlukan untuk melawan sel yang terinfeksi oleh bakteri ataupun virus.

Alk*hol juga menyebabkan tubuh kekurangan gizi. Nutrisi sangat penting dan dibutuhkan untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Bahkan, minum berlebihan dapat menyebabkan menurunnya imun dan meningkatkan resiko penyakit berbahaya seperti pneumonia, tuberkulosis, dan berbagai jenis penyakit akibat infeksi lainnya.

2. Mer*kok secara aktif maupun pasif

Menghisap asap temb*kau berdampak langsung kepada fungsi kekebalan tubuh. Hal ini karena asap memicu peningkatan produksi berbagai sitokin pro inflamasi bahkan meningkatkan reaksi hipersensitivitas dari imun. Bahan kimia berbahaya yang terkandung dalam asap r*kok bersifat melemahkan pertahanan tubuh terhadap patogen bahkan mendorong penyakit utoimun.

Studi yang dipublikasikan  jurnal Annals of American Thoracic Society 2012 mencatat fakta bahwa asap ro*kok memiliki efek terhadap imunosupresif.

Asap r*kok bisa mempengaruhi kekebalan bawaan dan bersifat adaptif. Bahkan, anak-anak yang terpapar asap r*kok bisa menderita gejala pernapasan atas kembali.

3. Kurangnya tubuh terkena sinar matahari

Paparan ultraviolet (UV) berbahaya dari sinar matahari bersifat merusak kulit dan kesehatan secara keseluruhan, sehingga banyak orang yang takut dan menghindari ekposur sinar matahari secara langsung. Namun disisi lain, tanpa paparan sinar matahari bisa menurunkan kekebalan tubuh Anda.

Sinar matahari bermanfaat membantu membangun sistem kekebalan tubuh. Sinar matahari dibutuhkan tubuh agar vitamin D yang kita peroleh berubah menjadi bentuk aktifnya, sehingga bisa membuat  sel T yang berkontribusi terhadap pertahanan kekebalan dapat bekerja. Vitamin D juga berperan penting untuk metabolisme kalsium dan tulang.

Journal of Investigative Medicine melaporkan sebuah hasil studi tahun 2011 bahwa vitamin D penting untuk memodulasi respon imun bawaan dan adaptif. Kekurangan ini  meningkatkan risiko terinfeksi serta berbagai penyakit autoimun.

Agar tubuh bisa memproduksi vitamin D yang aktif, berjemur dibawah sinar matahari pagi selama 10 sampai 15 menit setiap hari kan sangat membantu.

Namun jangan berjemur pukul 10 -15 , karena UV sinar matahari yang berbahaya akan merusak kulit Anda. Untuk itu pakailah tabir surya jika harus keluar dijam tersebut.

4. Sering Stres berlebihan

Stres, sedih, takut, marah dan rasa khawatir yang berlebihan bisa berpengaruh buruk terhadap sistem kekebalan tubuh Anda.

Ketika Anda dibawah tekanan atau stres, kadar kortisol dalam tubuh meningkat. Kortisol akan mengubah respon sistem kekebalan tubuh dan menekan sistem pencernaan, sistem reproduksi, bahkan proses pertumbuhan.

Selain itu,  hormon kortisol yang tinggi dalam tubuh akan mengurangi produksi prostaglandin yang mendukung fungsi kekebalan tubuh.

Studi telah menemukan bahwa stres berat dan berlarut-larut atau kronis membuat orang menjadi lebih rentan terhadap pilek dan flu, serta masalah kesehatan yang lebih berat seperti penyakit jantung, diabetes dan lain-lainnya.

Untuk mengurangi stres, Anda bisa berlatih yoga, berolahraga, melakukan hobi, pijat refleksi, aromaterapi dan tertawa.

Baca juga:  Efek bagi tubuh jika Kekurangan atau Kelebihan Vitamin A

5. Kurangnya menjaga kebersihan diri

Kurangnya Anda dalam menjaga kebersihan diri secara tidak langsung mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Gaya hidup yang tidak bersih akan membuat tubuh lebih dekat dengan kuman berbahaya, sehingga Anda lebih rentan terhadap infeksi.

Ingatlah bahwa virus dan bakteri berbahaya berada di mana-mana dan tidak akan pernah berhenti untuk bersiap menyerang tubuh Anda.

Namun melakukan kebiasaan menjaga kebersihan yang wajar saja, seperti menyikat gigi dua kali dalam sehari,  mencuci tangan sebelum makan, membesihkan kuku, mandi setiap hari, memasak makanan sendiri yang  higienis, dan mencuci pakaian Anda secara teratur.

6. Rutin memakai mak-up atau produk perawatan mengandung kimia berbahaya

Kebanyakan orang menggunakan produk makeup atau produk kebersihan setiap hari. Namun ada beberapa produk pencuci tubuh, lotion, sampo, kosmetik dan bahkan pasta gigi, mengandung kimia beracun yang dapat melemahkan kekebalan tubuh Anda.

Penggunaan produk berbahaya pada kuli  lebih merugikan tubuh, karena bahan kimia bisa diserap ke dalam aliran darah melalui kulit tanpa ada filter apapun oleh tubuh. Dengan demikian hal ini bisa memiliki dampak langsung terhadap fungsi sistem kekebalan tubuh.

Studi yang dipublikasikan  Journal of Hospital Infection 2003 mencatat bahwa ekposur produk kebersihan yang berbahan dasar alk*hol secara rutin menyebabkan hilangnya lapisan pelindung alami pada kulit. yang akhirnya membuat tubuh menjadi lebih rentan terhadap infeksi bakteri, jamur dan virus – termasuk rentan berjerawat.

Bahan kimia lain yang umum dimasukkan kedalam produk perawatan kulit seperti imidazolidinyl, DMDM ​​hydantoin, dan triclosan, terkait penekanan kepda sistem kekebalan tubuh serta bisa menyebabkan kanker dan masalah kesehatan lainnya.

Pilih  produk kecantikan yang lebih sedikit mengandung bahan kimia, dengan membiasakan membaca daftar kompoisisinya.

7. Sering kurang tidur

Banyak orang yang mengabaikan pentingnya tidur karena gaya hidup dan kesibukan. Gaya hidup kurang tidur berdampak langsung kepada kekebalan tubuh.

Kurang tidur menjadikan sistem kekebalan tubuh melemah, karena tubuh hanya memproduksi antibodi flu ketika Anda tidur.

Kurang tidur yang berkelanjutan meningkatkan risiko infeksi dan kondisi kesehatan yang serius seperti penyakit jantung, stroke, hipertensi, diabetes serta obesitas.

Orang dewasa membutuhkan tidur  antara 7 – 8 jam setiap malam. Sementara Anak-anak dan remaja antara 9 sampai 11 jam.

Baca juga : Akibat Kurang tidur dalam Jangka Panjang

8. Kurang aktifitas fisik atau olahraga

Jika Anda adalah orang yang kurang aktif secara fisik setiap hari, maka sistem kekebalan tubuh Anda akan banyak dirugikan.

Olahraga bahkan yang ringan akan mendukung fungsi kekebalan tubuh. Olahraga tingkat sedang meningkatkan aliran darah, sehingg proses mengeluarkan limbah beracun dari tubuh Anda leboh mudah dan cepat.

Sirkulasi darah yang baik juga meningkatkan sirkulasi antibodi dan sel-sel darah putih yang dibutuhkan untuk melawan infeksi.

Berolahraga setiap hari adalah cara yang bagus untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar.

9. Kurang asupan cairan/dehidrasi

Hidrasi yang tepat sangat penting untuk kekebalan tubuh dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Tanpa asupan air, tubuh dan sistem kekebalan tubuh kita tidak akan dapat berfungsi dengan baik.

Selain membantu sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi, asupan cairan cukup juga membantu menghilangkan produk racun  dan limbah  tubuh Anda.

Dehidrasi akibat kurang minum bisa berdampak langsung kepada sistem kekebalan tubuh Anda, menurut sebuah studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam Luminescence.

Dehidrasi juga bisa mempengaruhi kualitas energi dan tidur, sehingga dapat membuat Anda menjadi malas berolahraga,  yang akhirnya  sistem kekebalan tubuh melemah.

Orang yang sehat butuh minum setidaknya delapan gelas atau 8 ons air setiap hari. Namun, asupan air bisa tergantung dari iklim di daerah anda tinggal dan   aktifitias fisik Anda, dan kesehatan secara keseluruhan.

10. Penggunaan Antibiotik yang salah

Antibiotik adalah obat modern untuk menangani berbagai infeksi oleh kuman, namun penggunaan yang tidak tepat bisa menghasilkan efek samping yang buruk seperti sakit perut hingga reaksi alergi.

Sering menggunakan obat antibiotik yang benar dapat membahayakan sistem kekebalan tubuh, bahkan kesehatan secara keseluruhan.

Jangan menggunakan antibiotik tanpa resep dari dokter.  Jika dokter Anda merepkan antibiotik, maka pastikan untuk menghabiskan sesuai petunjuk. Mintalah penjelasan dokter tentang efek samping yang mungkin ada.

jangan minum antibiotik jika infeksi disebabkan virus, karena antibiotik untuk kuman, tidak untuk virus.

[Medical Disclaimer]

Advertisement

Bagikan yang bermanfaat kepada rekan dan kerabat dekat Anda dengan tombol berikut :

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *