Jenis Sayuran yang baik untuk Ibu Hamil

Sayuran untuk ibu hamilMendapatkan makanan yang tepat adalah sangat penting terutama selama kehamilan, karena apa yang Anda makan berperan utama dalam kesehatan ibu serta untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Sayuran merupakan makanan yang penting untuk diet sehari-hari. Meskipun daging, telur dan ikan merupakan sumber protein dan mineral yang baik, tapi ibu yang hamil membutuhkan keanekaragaman gizi dengan cara menambahkan sayuran segar. Sayuran berwarna hijau dan kuning banyak mengandung vitamin A, beta-karoten, serat, vitamin E, riboflavin, asam folat, Vitamin B6, kalsium, dan mineral yang sangat dibutuhkan ibu hamil. Sementara jenis sayuran lainnya  akan memberikan kepada ibu hamil yaitu serat, vitamin, potasium, dan magnesium.

Advertisement

Berikut beberapa jenis sayuran yang harus dikonsumsi ibu hamil untuk kesehatan bayi dan dirinya :

Sayuran berdaun hijau :

Sayuran yang berdaun hijau adalah makanan kehamilan terbaik dan bagi kesehatan secara keseluruhan. Jadi tak ada alasan untuk menghindari sayuran hijau. Jadi tambahkan Bayam, sesawi, selada, kangkung, bokchoy, selada hijau untuk diet sehat kehamilan Anda. Sayuran akan memberikan banyak nutrisi seperti  kalori, vitamin dan mineral, antioksidan, fitokimia, dan serat. Semua sayuran tersebut diatas adalah sumber folat dan mikronutrien penting lainnya seperti mangan, kalium, serat, zat besi dan vitamin penting lainnya. Nutrisi dalam sayuran seperti folat bermanfaat melindungi janin Anda dari cacat bawaan seperti spina bifida. Selain itu, zat besi yang tinggi dalam sayuran seperti bayam penting untuk memproduksi hemoglobin, kendaraan bagi oksigen untuk menyuplai kebutuhan janin khususnya dan tubuh ibu umumnya.

Brokoli :

Brokoli adalah jenis sayuran yang dianggap sebagai sayuran super antipenuaan dini, karena jumlah dan kelengkpan gizinya lebih tinggi. Mengkonsumsi sayuran ini bagi ibu hamil khusunya untuk mendapatkan dua manfaat dari kalsium dan folat. Brokoli juga mengandung serat, antioksidan, zat besi dan zat gizi lain – jadi merupakan sayuran yang layak untuk dimasukkan kedalam diet kehamilan yang sehat.

Ubi jalar :

Ubi jalar banyak mengandung nutrisi, terutama betakaroten yang merupakan bahan baku vitamin A, juga tinggi kalium dan serat pangan. Kalium dibutuhkan untuk mempersiapkan tahap laktasi, sedangkan serat dalam sayuran membantu melawan dan mencegah sembelit, gejala yang sangat mengganggu dan umum selama kehamilan. Ubi jalar juga kaya akan vitamin B6 yang membantu dalam pembentukan sel darah merah pada janin plus mencegah morning sickness atau mual pada ibu hamil muda.

Paprika :

Buah-buahan terutama buah jeruk merupakan sumber tinggi vitamin C, namun beberapa sayuran tidak ketinggalan jauh di belakang. Apakah Anda tahu bahwa paprika adalah sumber yang kaya vitamin C,  yang membantu perbaikan dan pertumbuhan jaringan dalam tubuh? Nah ada kejutan untuk Anda bahwa satu paprika merah mengandung sekitar 209 mg vitamin C , artinya tiga kali lipat vitamin C dari yang ditemukan dalam jeruk. Paprika bisa ditambahkan kedalam sayuran Anda, yang akan membantu meningkatkan asupan vitamin C dan selanjutnya membantu penyerapan zat besi.

Baca juga:  Yang Tidak dan Boleh Dilakukan Oleh Ibu Selama Kehamilannya

Tomat :

Tomat merupakan sayuran yang paling favorit di antara jenis sayuran lainnya. Anda bisa menggunakannya sebagai salad, tumis,  makan mentah, atau dijus. Tomat tinggi vitamin C, zat besi dan juga mengandung antioksidan yang dapat melindungi dari kerusakan sel selama kehamilan.

Kacang-kacangan :

Kacang-kacangan seperti kacang polong, kacang panjang, adalah sayuran yang dikenal banyak menyediakan protein nabati. Terlepas dari protein, sayuran ini juga kaya akan vitamin K yang dibutuhkan untuk membantu menjaga kesehatan tulang. Protein yang cukup diperlukan untuk pertumbuhan janin serta untuk melawan kelelahan selama kehamilan. Sementara kacang-kacangan juga mengandung serat, yang membantu untuk mencegah sembelit.

Beet root :

sayuran ini memiliki kemampuan membersihkan darah selama kehamilan dan melindungi bayi dari kemungkinan cacat lahir. Beetroot Kaya akan asam folat, vitamin C dan zat besi, juga membantu menghilangkan racun dari dalam tubuh dan menjaga fungsi hati. Plus kandungan serat yangbermanfaat menjaga sistem pencernaan agar berfungsi lebih baik dan secara keseluruhan untuk kehamilan yang sehat.

Wortel  :

Kelebihan Vitamin A yang umumnya dari suplemen telah terbukti memiliki efek yang berpotensi negatif pada perkembangan janin. Wortel dan sayuran lain yang berwarna jingga termasuk labu, tidak mengandung vitamin A, tetapi karoten. Karoten adalah provitamin A dan hanya akan dikonversi menjadi vitamin A  jika tubuh Anda membutuhkannya. Anda tidak akan bisa kelebihan Vitamin A dari  makan karotene karena tubuh akan mengatur konversi dari karoten menjadi vitamin A. Mengkonsumsi karoten berlebihan dapat menyebabkan karotenemia, tapi bukan keracunan vitamin A.

Terong :

Makan satu porsi terung akan menyediakan nutrisi bagi ibu hamil dan bayi yang dikandungnya. Hal ini akan memberikan vitamin E yang di butuhkan ibu hamil setiap hari untuk mendukung pembentukan sel-sel darah merah dan otot pada janin. Selain itu, mengkonsumsi terong bagi ibu hamil akan memperoleh folat yang sangat dibutuhkan untuk mengurangi risiko cacat lahir pada bayi. Terong juga menyediakan cukup zat besi untuk pembentukan sel darah dan vitamin A untuk mata.

[Medical Disclaimer]

Advertisement

Bagikan yang bermanfaat kepada rekan dan kerabat dekat Anda dengan tombol berikut :

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *