Penyebab Rasa sakit dan nyeri di sekitar lengan atas dan bahu

penyebab sakit lengan dan di bahuKita  mungkin lebih banyak menggunakan tangan ketika beraktifitas sepanjang hari, sehingga rasa nyeri pada lengan bisa disebabkan oleh ketegangan otot. Jika rasa nyeri itu terjadi pada pagi hari setelah tidur malam tidur, maka hal ini bisa juga disebabkan oleh posisi tidur yang salah yang mengakibatkan tekanan pada satu sisi tangan.  Namun ada kalanya nyeri pada lengan bagian atas merupakan pertanda adanya kondisi medis lain yang tidak ada kaitannya dengan lengan, bahkan bisa menjadi suatu peringatan adanya penyakit yang berpotensi mematikan.

Advertisement

Lengan bagian atas adalah daerah yang terletak di antara bahu dan siku. Hal ini sering juga hanya disebut dengan lengan sementara lengan bawah mengacu pada lengan bagian bawah.

Orang umumnya mengetahui bahwa otot pada lengan atas terdiri dari otot bisep dan trisep. Mungkin kita cenderung menganggap sakit lengan atas adalah terutama ketika otot tidak bisa digerakkan seperti biasa, maka menagggapnya berasal dari otot bisep atau trisep. Namun sebenarnya ada beberapa otot-otot lain selain bisep dan trisep di lengan bagian atas,  dan terkadang rasa nyeri ini tidak ada hubungannya dengan bisep, trisep atau otot-otot lain di daerah ini.

Hal ini penting untuk diketahui bahwa lengan bagian atas terdiri dari tulang, otot, tendon, pembuluh darah, saraf, jaringan ikat dan kulit. Selanjutnya sebagian besar dari struktur ini tidak diawali dan tidak diakhiri di lengan atas.

Beberapa otot dan tendon mungkin terletak mulai dari bahu dan berakhir di lengan atas, sementara beberapa otot dan tendon terletak dimulai di lengan atas hingga di lengan bagian bawah. Pembuluh darah arteri dan vena berada di lengan atas mulai dari bahu,  ketiak dan lengan. Hal ini juga sama untuk pembuluh limfatik dan saraf.

Penyebab Nyeri Lengan Atas termasuk bahu

Penyebabnya bisa berbeda-beda tergantung pada sifat dan daerah dari mana rasa sakit yang mungkin berasal.  Rasa nyeri saja masih sulit untuk mengidentifikasi penyebabnya tanpa mempertimbangkan gejala lainnya termasuk kemerahan, pembengkakan, panas, kelemahan atau kelumpuhan, mati rasa, dan kesemutan.

Bila ada gejala lain yang muncul seperti pusing, sesak napas dan tanda-tanda syok maka rasa sakit lengan atas atas harus dianggap sebagai keadaan darurat medis.

Sangat penting pertama kali untuk mengecualikan penyebab umum nyeri lengan seperti cedera pada lengan atas atau aktivitas berat yang mungkin telah menyebabkan ketegangan otot. Orang yang secara tiba-tiba mulai berolahraga terutama  latihan angkat beban tanpa instruksi yang tepat awalnya mungkin akan mengalami rasa sakit lengan bagian atas yang parah.

Namun, rasa sakit atau nyeri pada lengan atas yang terjadi persisten atau semakin memburuk dan disertai dengan gejala yang disebutkan di atas sangat membutuhkan perawatan medis segera. Berikut beberapa kemungkinan penyebabnya :

Akibat trauma

Cedera adalah salah satu penyebab yang lebih umumdari kondisi ini.  Cedera bisa dibatasi hanya pada lapisan yang lebih dangkal seperti kulit dan jaringan subkutan atau memanjang ke otot dan tulang. Kejadian tulang retak, tendon pecah, sendi yang tidak diposisi, memar, luka dan luka bakar adalah beberapa cedera yang mungkin bisa terjadk akibat jatuh, latihan, terbakar, dan aktivitas berat.

Baca juga:  Gejala penyakit TBC paru pengobatan dan pencegahannya

Masalah Otot dan tendon

Beberapa masalah pada otot dan tendon dapat menyebabkan rasa nyeri pada lengan. Terlalu sering menggunakan otot-otot bisa menciptakan ketegangan otot, merupakan salah satu penyebab yang lebih umum. Kadang-kadang otot menyempit yang dikenal dengan kejang otot. Tendonitis mengacu peradangan pada otot tendon. Kondisi parah seperti tendon pecah mungkin karena cedera.

Kondisi Tulang dan sendi

Ada sejumlah gangguan tulang dan sendi yang dapat menyebabkan rasa nyeri pada lengan atas. Kondisi terkait tulang ini mungkin bisa disertai dengan rasa sakit yang parah. Hal ini termasuk fraktur, osteoporosis (tulang keropos), osteomalacia (tulang lunak) dan osteomielitis (infeksi tulang). Bahkan trauma ringan bisa menyebabkan patah tulang pada orang dengan osteoporosis.

Gangguan sendi sering menyebabkan rasa nyeri di lengan atas, termasuk sendi bahu atau sendi siku. Penyakit sendi lain mungkin bisa termasuk osteoarthritis, gout athritis, dan rheumatoid arthritis. Bahu terasa kaku kadang-kadang juga dianggap sebagai sakit lengan atas.

Gangguan Saraf yang melewati lengan

Masalah saraf dapat menyebabkan rasa nyeri lengan atas atau di mana saja didaerah yang dilewati saraf. Penyebab masalah saraf mungkin  adalah neuropati perifer, yang disebabkan kompresi (saraf terjepit), gangguan autoimun, diabetes, trauma pada saraf, infeksi atau kadang-kadang penggunaan obat-obatan tertentu. Kubiti tunnel syndrome juga bisa andil terhadap sakit lengan atas, meskipun rasa sakit lebih parah di lengan bawah. Dalam kondisi ini, saraf ulnaris terjepit pada tingkat siku.

Gangguan Sirkulasi Darah

Gangguan peredaran atau sirkulasi darah juga dapat menyebabkan nyeri pada lengan atas terutama ketika pasokan darah berkurang. Pada sebuah penyakit yang disebut arteri perifer, secara bertahap arteri menyempit karena penumpukan plak (aterosklerosis). Pada akhirnya arteri bisa tersumbat total dan ini menyebabkan iskemia tungkai.

Bahkan tanpa penyempitan yang sudah ada sebelumnya,  gumpalan darah di lengan dapat menyumbat arteri atau vena. Gangguan aliran darah dapat mencegah oksigen untuk mencapai jaringan lengan.

Hal ini akan menyebabkan rasa sakit sebagai akibat dari iskemia. Vaculitis adalah di mana pembuluh darah meradang yang menyebabkan penebalan dinding pembuluh darah dan penyempitan, yang dapat terjadi oleh infeksi, kanker dan penyakit autoimun.

Penyebab lainnya :

  1. Asam lambung
  2. Jantung kejang dan serangan jantung
  3. Kecemasan
  4. Selulitis
  5. Depresi
  6. Kanker dan tumor

Oleh karena rasa nyeri di bahu dan lengan atas ini bisa disebabkan oleh kondisi yang serius, sebaiknya segera memeriksakan secara medsi terutama jika rasa nyeri bersifat persiten dan semakin memburuk.

[Medical Disclaimer]

Advertisement

Bagikan yang bermanfaat kepada rekan dan kerabat dekat Anda dengan tombol berikut :

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *