Cara Pencegahan Kanker Serviks Alami

Untuk panduan pencegahan, Anda disini akan menemukan tips diet yang dapat membantu mengurangi risiko terkena kanker serviks. Namun, sebelum membaca tips, sebelumnya mari kita ketahui dulu apa itu kanker serviks.

Advertisement

Penyebab / faktor resiko kanker seviks

Kanker serviks atau leher rahim adalah salah satu jenis kanker yang paling umum pada wanita. Serviks adalah bagian dari rahim yang sempit yang akan dilalui bayi ketika dilahirkan. Sel-sel serviks bisa melewati berbagai jenis perubahan, yang sebagian besar tidak berbahaya dan tidak berhubungan dengan kanker. Perubahan-perubahan ini dapat disebabkan oleh sejumlah faktor, termasuk infeksi HPV (human papillomavirus) – yaitu kelompok dari 100 virus lebih yang berhubungan, dan banyak yang dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak sek*ual. Dan ada sekitar 15 jenis HPV dari 100 jenis yang dapat menyebabkan kanker serviks.
Pencegahan kanker serviksDalam kebanyakan kasus, infeksi HPV bisa sembuh dengan sendirinya. Tapi kadang-kadang, terutama ketika kadar hormon estrogen pada wanita yang kelewat tinggi, sel-sel yang terinfeksi HPV bisa berubah menjadi sel prakanker – yang akhirnya dapat menjadi kanker. Sayangnya sel-sel kanker serviks hidupnya lebih lama daripada sel yang normal, menyerang jaringan yang berdekatan, dan kadang-kadang menyebar ke bagian tubuh lain melalui cairan getah bening atau darah (proses yang disebut dengan metastasis). Namun tes pap bisa dilakukan oleh para ahli kesehatan untuk mengidentifikasi perubahan abnormal pada sel-sel leher rahim.
Meskipun infeksi HPV adalah faktor risiko yang paling memungkinkan untuk mengembangkan kanker serviks, namunbukan satu-satunya. Penelitian telah menunjukkan bahwa faktor-faktor lain, seperti mer*kok dan melahirkan banyak anak juga dapat meningkatkan risiko kanker serviks. Bahkan faktor makanan tertentu juga dapat mempengaruhi risiko kanker serviks.

Berikut diet dan makanan yang dapat membantu mengurangi risiko kanker serviks.

Pilih makanan yang rendah glikemik

Makanan dengan glikemik rendah adalah pembentuk dasar dari semua jenis diet pencegahan kanker.
Indek glikemik adalah ukuran kemampuan makanan yang kaya karbohidrat untuk meningkatkan kadar gula darah (glukosa). Makanan yang bersifat lambat dicerna seperti kebanyakan jenis sayuran non tepung, kacang-kacangan dan buah – cenderung mendorong kadar glukosa darah yang stabil dan memiliki glikemik rendah. Makanan yang cepat dipecah termasuk makanan yang kaya karbohidrat yang paling halus, yang dapat menyebabkan fluktuasi kadar glukosa darah yang cepat adalah dinilai tinggi Glikemik. Diet yang kaya karbohidrat tinggi glikemik telah dikaitkan dengan peningkatan risiko beberapa jenis kanker. Hubungan ini mungkin terkait dengan kemampuan makanan tinggi glikemik yang  merangsang produksi insulin dan Insulin like Growth Factor (IGF), yaitu dua hormon yang telah terbukti mempromosikan proliferasi tumor, perkembangan, dan menyebarkan dalam tubuh.

Tidak berlebihan Protein

Sejak awal abad 20, John Beard, seorang peneliti kanker asal Skotlandia mengusulkan bahwa pertahanan utama tubuh terhadap perkembangan sel kanker adalah pancreatin. Pancreatin pada dasarnya adalah campuran dari protein dan enzim pencerna, tetapi enzim ini juga memiliki tujuan lain:.Diet yang sangat kaya akan protein akan membuat enzim pankreas terlalu sibuk mencerna protein, sehingga hanya ada sedikit waktu bagi enzim ini untuk melawan kanker serviks. Para ahli menyarankan bahwa tubuh memerlukan  periode waktu bebas sekitar 12 jam sehari untuk pencegahan kanker secara efisien.

Mengkonsumsi makanan yang menyediakan zat I3C

Sayuran seperti brokoli, kubis, bunga kol, kale telah lama disebut-sebut akan kemampuannya mencegah kanker, termasuk kanker serviks. Sifat pelawan kanker dari jenis sayuran ini terutama disebabkan adanya kandungan zat indole 3 carbinol (I3C), yaitu senyawa alami yang timbul pada sayuran ketika dicincang, dhancurkan, atau dikunyah. Senyawa ini telah menunjukkan sifat mempromosikan detoksifikasi banyak zat berbahaya termasuk karsinogen, dan memiliki sifat antioksidan yang kuat. Selain itu, I3C memiliki aktivitas anti estrogenik yang dapat memberikan perlindungan tambahan dari kanker serviks.

Meangkonsumsi Curcumin

Curcumin adalah salah satu fitokimia yang memberikan warna kuning pada kunyit, telah terbukti mampu melawan hampir semua jenis kanker. Para peneliti di Institute of Cytology and Preventive Oncology (ICPO) didekat New Nelhi India  menemukan bahwa kurkumin ini juga dapat membantu melawan kanker serviks dengan cara melindungi tubuh dari Human Papilloma Virus (HPV), yang merupakan penyebab utama kanker rahim dan kanker serviks. Kurkumin menghambat perkembangan kanker serviks dengan cara menonaktifkan HPV yang bersembunyi di dalam sel-sel kanker serviks.

Mengkonsumsi makanan yang mengandung Asam ellagic

Dalam perjuangan melawan kanker serviks, asam ellagic mungkin bisa menjadi pertahanan terbaik. Bukti ilmiah telah menunjukkan bahwa asam ellagic secara efektif dapat menghilangkan zat penyebab kanker serviks dengan cara mengaktifkan enzim detoksifikasi tertentu dalam tubuh. Asam ellagic kelihatannya juga dapat mencegah karsinogen melekat pada sel DNA. Selanjutnya, asam ellagic merangsang sistem kekebalan tubuh untuk menghancurkan sel-sel kanker dan menginduksi penghancuran diri sel kanker pada manusia.

Baca juga:  Makanan yg Boleh & Dilarang untuk Asam Urat

Ellagitannin adalah zat  yang akan diubah oleh tubuh menjadi asam ellagic, ditemukan dalam sejumlah buah merah dan ber-berian, dan raspbei menjadi salah satu buah terbaik untuk mencegah kanker serviks. Beberapa kacang-kacangan, seperti kenari dan kemiri, juga mengandung asam ellagic.

Hindari Makanan yang Mengandung Nitrat

Nitrat adalah zat alami yang ditemukan di udara, permukaan air, air tanah, tanah, dan tanaman. Produsen makanan juga menggunakan nitrat untuk memproses daging supaya berwarna merah tua. Setelah dikonsumsi, tubuh bisa mengkonversi nitrat ini menjadi nitrit, yang bisa berubah menjadi nitrosamine. Bukti ilmiah menunjukkan bahwa nitrosamin dapat menyebabkan kanker pada manusia. Namun, antioksidan jenis tertentu seperti vitamin C dan vitamin E telah terbukti efektif menghambat pembentukan nitrosamine. Seperti halnya sayuran, mereka mengandung banyak zat antioksidan, pembentukan nitrosamine biasanya tidak perlu dikhawatirkan ketika Anda makan sayuran dan makanan sumber nabati lainnya. Hal ini telah didukung oleh penelitian epidemiologi pada populasi manusia yang tidak menunjukkan korelasi antara konsumsi tinggi nitrat dengan sayuran dan kanker, tetapi menunjukkan diet kaya nitrat yang mengandung makanan olahan dapat meningkatkan risiko  terkena kanker.

Hindari Makanan yang mungkin terkontaminasi  aflatoksin

Beberapa jamur yang tumbuh pada makanan dapat menghasilkan zat karsinogenik selama pengolahan, penyimpanan, dan distribusi. Zat-zat ini termasuk aflatoksin, yaitu racun yang dihasilkan oleh jamur yang disebut dengan Aspergillus flavus. Aflatoksin dapat menyebabkan kanker serviks karena memiliki kemampuan untuk merusak DNA. Kacang sangat rentan terhadap aflatoksin, termasuk biji-bijian, kacang, dan kacang-kacangan mungkin bisa terkontaminasi. Aflatoksin tahan terhadap pemasakan dan pembekuan, tetapi Anda masih bisa mengurangi risiko paparan dengan cara :

  1. Hanya memakan bijian segar, dan kacang-kacangan atau menghindari kacang-kacangan dan biji-bijian yang di panen tahun lalu.
  2. membuang kacang yang terlihat dan memiliki rasa yang mencurigakan
  3. makan sayuran hijau yang kaya akan klorofil, yang telah terbukti mengurangi kadar aflatoksin

Cukup mendapatkan asupan Vitamin C dan vitamin E

Vitamin C dan vitamin E memiliki kekuatan antioksidan yang kuat yang bersifat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, makanan yang kaya vitamin C dan vitamin E dapat membantu mengurangi peluang terkena kanker serviks. Selain mengandung antioksidan dan dan meningkatkan sistim kekebalan kegiatan, vitamin C dan vitamin E juga dapat menghambat pembentukan nitrosamine – zat yang berpotensi karsinogenik. Namun efek vitamin C pada pembentukan nitrosamine mungkin hanya relevan jika tidak ada lemak di perut.  Dengan tidak adanya lemak perut, vitamin C dapat menurunkan kadar nitrosamin, tetapi ketika beberapa lemak ditambahkan, vitamin C justru  mendorong pembentukan nitrosamin.

Mengurangi Asupan Lemak, terutama lemak hewani

Lemak hewani Kaya akan asam arakidonat, yang telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker. Asam ini telah terbukti meningkatkan pertumbuhan kanker dan memfasilitasi penyebarannya. Beberapa studi juga menunjukkan bahwa asam arakidonat juga dapat menghancurkan sel-sel kekebalan tubuh yang ikut memberikan perlindungan terhadap serviks kanker. Asam lemak omega 3 yang berlimpah dalam ikan berlemak, biji rami dan biji kenari diyakini memiliki efek melindungi terhadap kanker serviks. Namun Anda mungkin ingin membatasi total asupan lemak sekitar 20% dari total asupan kalori, karena semua asam lemak  merangsang produksi empedu yang dapat dikonversi menjadi asam apocholic yang terbukti karsinogen jika kebanyakan lemak yang berhenti di usus terlalu lama.

Cukup asupan Zinc

Zinc adalah mineral penting bagi untuk memproduksi lebih dari 200 enzim penting dalam tubuh, salah satunya adalah superoksida dismutase. Peran enzim ini dalam sistem antioksidan tubuh menunjukkan dapat memberikan perlindungan terhadap kanker serviks dengan cara menghancurkan radikal bebas berbahaya. Selain itu, seng juga dapat mengurangi risiko kanker serviks dengan cara membantu sistem kekebalan tubuh untuk menghilangkan sel-sel abnormal atau sel tua sebelum berkembang biak sendiri dan berpotensi menjadi kanker.

Disclaimer: Informasi ini belum ditinjau oleh ahli diet atau ahli medis, dan tidak dimaksudkan atau secara tersirat untuk menjadi pengganti nasihat medis atau kesehatan. Dapatkan saran dari ahli kesehatan profesional atau dokter ahli. Source : healwithfood.org/cervicalcancer/

[Medical Disclaimer]

Advertisement

Bagikan yang bermanfaat kepada rekan dan kerabat dekat Anda dengan tombol berikut :

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *