Top 10 Olahraga Terbaik Untuk Menurunkan Berat Badan

Olahraga untuk menurunkan berat badanUntuk dapat menurunkan berat badan secara permanen dan aman, tak lain adalah dengan menjalankan gaya hidup dan makanan yang sehat plus banyak berolahraga. ~ Berolahraga berguna untuk membakar kalori dan membangun otot, dan sangat penting untuk meningkatkan metabolisme tubuh sehingga Anda bisa membakar lebih banyak kalori dan Anda dapat menurunkan kelebihan berat badan Anda. ~

Advertisement

Mulailah dari sekarang untuk menentukan jenis latihan terbaik yang paling sesuai bagi Anda untuk menurunkan berat badan dan segera memiliki tubuh lebih ramping dan sehat.

Berikut 10 jenis olahraga terbaik, yang bisa Anda pilih terutama untuk menurunkan berat badan :

1.  Berjalan

Berjalan adalah olahraga yang ideal untuk menurunkan berat badan. Cukup mudah serta tidak memerlukan peralatan apapun, kecuali hanya sepasang sepatu yang cocok untuk berjalan.

Berjalan adalah jenis latihan low impact, yang artinya tidak akan banyak membebani lutut Anda atau menyebabkan cedera.

Bagi orang dengan masalah kesehatan tertentu termasuk obesitas dan penyakit jantung, berjalan adalah aktifitas penurunan berat badan intensitas rendah yang efektif,  yang dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, baik mental dan fisik.
Tergantung dari seberapa banyak bobot tubuh Anda, berjalan cepat akan membakar kalori antara 5 – 8 kalori setiap menit – atau setara  225 –  360 kalori selama 45 menit berjalan.

2. Berenang

Berenang yang kuat dapat membakar antara 400-700 kalori per jam. Semua jenis olahraga renang efektif untuk membantu menurunkan berat badan, mulai renang gaya punggung, gaya dada, gaya bebas, dsb
Berenang adalah latihan yang sangat efektif dan low impact, juga bermanfaat untuk memperkuat dan membentuk otot, serta kesehatan secara keseluruhan.

Olahraga kolam ini sangat ideal untuk wanita hamil pada trimester terakhir dan orang dengan masalah sakit sendi atau arthritis, dan obesitas. Bahkan, berenang bagus bagi orang yang menderita asma, karena kondisi hangat dan udara yang lembab di lingkungan air membantu menjaga aliran udara yang bersih.

Berenang melibatkan semua kelompok otot utama, mulai dari otot perut dan otot-otot lengan, kaki, pinggul dan otot dada.

3. Bersepeda

Bersepeda juga termasuk  jenis olahraga low impact, dan sangat bagus untuk membantu menurunkan berat badan.
Bersepeda bisa membakar kalori mulai dari 370 hingga 1.000 kalori per jam, tergantung dari berat badan, kecepatan dan medan.

Bersepeda juga ramah pada sendi, dan bahkan pemula dapat langsung naik sepeda dan bisa mengayuh beberapa mil tanpa merasa kecapekan.

Bersepeda di luar ruangan adalah yang terbaik, karena jalanan memiliki medan yang bervariasi yang akan memungkinkan Anda untuk memperoleh manfaat – yang meliputi menguatkan tubuh bagian bawah dan kesehatan kardiovaskular yang baik.

Jika Anda berkantor dengan jarak yang bisa ditempuh dengan bersepeda, bersepeda ke tempat kerja dapat merangsang endorfin dan meningkatkan metabolisme untuk hari itu pluss menghemat uang bensin.

4. Latihan dengan alat Ellips trainer

Alat untuk latihan ini bisa ditemui ditempat gym, merupakan jenis latihan low impact dan lebih mudah bagi sendi daripada treadmill. Ellips juga memiliki pegangan bergerak yang memungkinkan Anda untuk memperoleh efek latihan pada tubuh bagian atas dan atas yang baik.

Dengan elips, anda bisa memilih tingkat intensitas latihan. Dengan menaikkan dan menurunkan jalan dan mundur, Anda dapat menargetkan otot pada kaki yang berbeda baik depan dan belakang.

Rata-rata orang menggunakan elips dapat membakar sekitar 600 kalori per jam. Alat ini fungsinya menggunakan prinsip orang berjalan, dan meniadakan dampak keausan pada sendi lutut dan sendi lainnya dari keausan. Bagi yang menderita arthritis dan obesitas,  latihan dengan elips adalah cara yang bagus untuk menghindari risiko cedera.

5. Berlari

Olahraga lari mampu membakar sekitar 600 kalori per jam, membantu membangun tulang dan jaringan ikat yang kuat, dan melatih jantung untuk membantu mencegah penyakit jantung dan stroke.

Berlari dapat dilakukan secara  interval, yaitu berlari singkat dengan kecepatan tinggi, biasanya antara 30 detik dan dua menit kemudian melambat 1 menit lalu berlari cepat lagi. Hal ini mampu membakar banyak kalori dalam waktu singkat, dan dapat meningkatkan metabolisme Anda pada saat istirahat sehingga akan membantu membakar lebih banyak kalori sepanjang hari dan meningkatkan massa otot Anda.

Baca juga:  Waspadai Gejala Tifus, ini cara pencegahan dan pengobatannya

6. Tenis

Tenis yang dilakukan dengan baik dapat membakar hingga 600 kalori dalam satu jam.
Jika Anda adalah tipe orang yang lebih suka berolahraga dengan berpasangan, maka tenis adalah jenis yang ideal untuk Anda aktif. Anda tidak perlu menjadi seorang pemain tenis yang bagus untuk menurunkan berat badan.

Tenis adalah latihan yang melibatkan seluruh tubuh, sehingg dapat membantu Anda untuk meningkatkan fleksibilitas tubuh, keseimbangan dan meningkatkan postur tubuh – plus mengurangi stres.

Tak hanya melibatkan otot, otak Anda pun akan mendapat dampak latihan yang baik dari bermain tenis; karena bermain tenis akan membuat Anda sekaligus berpikir cepat dan kreatif untuk menemukan strategi bermain.

7. Lompat tali

Lompat tali adalah kegiatan favorit di seluruh dunia.  Satu jam melakukan lompat tali akan membakar lebih dari 800 kalori, dan bermanfaat untuk otot lengan, kaki, serta memperkuat tulang dan sendi.

Hal ini juga merupakan latihan yang sangat baik untuk meningkatkan koordinasi anggota tubuh,  kelincahan dan daya tahan. Lompat tali termasuk latihan intensitas tinggi, sehingga Anda tidak perlu melakukannya selama  satu jam penuh untuk menuai manfaat – bahkan selama 10 menit sudah bermanfaat untuk membakar kalori dan cardio.

Untuk pertamakali, Anda perlu mendapatkan bimbingan dari pelatih supaya dapat melakukannya dengan tepat untuk menghindari risiko cedera.

8. Treadmill

Treadmill adalah alat olahraga yang hebat untuk membantu membakar kalori yang baik.
Sayangnya berjalan atau berlari di atas treadmill umumnya sangat membosankan, namun bisa menjadi solusi olahraga yang baik bagi yang lebih suka berdiam ditumah.

Latihan direadmill meningkatkan denyut jantung, memperkuat otot dan meningkatkan metabolisme untuk membantu  membakar lebih banyak lemak sepanjang hari.

Untuk mengurangi kebosanan, putaran treadmill dapat dibuat singkat namun intens. Hal ini agar dengan jangka waktu yang lebih singkat, namun sudah memberikan manfaat bagi seluruh tubuh yang mencakup manfaat cardio.

9. Push – up

Lima puluh kali push-up hanya akan membakar sekitar 100 kalori, namun dapat menurunan berat badan dengan cepat karena otot Anda akan terbentuk. Bentuk latihan ini sangat efektif untuk membangun otot inti, otot dada, otot bahu, otot trisep, punggung , dll.

Push-up akan terus membakar lemak Anda walaupun Anda sedang beristirahat, dan akan memberikan manfaat bagi penampilan dan fitalitas tubuh Anda.

Untuk menghindari cedera dan memperoleh manfaat maksimal, lakukan pushups dengan lambat –  sehingga Anda benar-benar dapat mempertahankan kontrol penuh atas gerakan Anda dan otot benar-benar bekerja . Jika Anda melakukannya terlalu cepat, maka otot Anda tidak akan mendapatkan banyak manfaat dan berisiko cedera.

Telungkup dengan posisi tangan yang sedikit lebih lebar dari lebar bahu dengan posisi satu atau dua inci di depan bahu, tangan dan kaki mendukung tubuh. Tubuh Anda harus membentuk garis lurus dari kepala hingga tumit. Pertahankan posisi punggung lurus dan kepala dalam posisi netral, turunkan tubuh perlahan-lahan hingga dua inci di atas lantai dengan siku menekuk pada sudut 90 derajat.

10. Latihan Interval intensitas tinggi

Ini adalah salah satu pilihan olahraga untuk menurunkan berat badan yang paling efektif.
Anda hanya perlu untuk latihan selama sekitar 20 menit, dengan tiga kali seminggu untuk mendapatkan manfaat membakar banyak kalori dan meningkatkan metabolisme.

Latihan interval intensitas tinggi dapat dilakukan dengan berbagai macam bentuk olahraga, yang terdiri dari latihan singkat dan inten yang diikuti dengan periode intensitas rendah atau masa istirahat lengkap.

Mereka yang baru mencoba berolahraga tidak boleh melakukan latihan interval ini hingga sudah melakukan olahraga secara teratur selama beberapa bulan.

Latihan Interval standar adalah bersepeda, berenang, berlari, mengangkat beban atau berjalan selama 20 menit.

Awali dengan pemanasan selama lima menit. Kemudian pada menit ke 6 melakukannya sekuat dan secepat mungkin. Menit ketujuh adalah pelan kembali untuk mengambil nafas. Ulangi siklus cepat dan lambat sebanyak lima kali, dan istirahat selama tiga menit.

Latihan ini menawarkan manfaat yang luar biasa. Tidak hanya lebih cepat mendapatkan tingkat kesehatan yang Anda inginkan, Anda juga akan meningkatkan kapasitas aerobik Anda.

[Medical Disclaimer]

Advertisement

Bagikan yang bermanfaat kepada rekan dan kerabat dekat Anda dengan tombol berikut :

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *