Obat Medis untuk Menurunkan Tekanan Darah tinggi

obat medis darah tinggiBanyak sekali obat-obatan penurun hipertensi yang tersedia ditoko-toko obat, yang masing-masing bisa memiliki cara yang berbeda dalam rangka untuk menurunkan tekanan darah. Walaupun obat-obatan hipertensi ini dapat dengan mudah nda dapatkan dari toko obat, namun sebaiknya tidak mengambilnya sendiri tanpa resep dan pengawasan dokter.

Advertisement

Pemberian obat medis tidak bisa sembarangan. Dan untuk kasus hipertensi, dokter bisa hanya meresepkan salah satu jenis obat tergantung dari tingkat darah tinggi sipasien, serta  juga bisa memberikan tambahan atau kombinasi jika hipertensi sulit dikendalikan hanya dengan 1 jenis obat. Pertimbangan pemberian jenis obat juga bisa ikut ditentukan oleh faktor usia pasien, serta beberapa pertimbangan lain termasuk riwayat kesehatan. Hal ini karena obat-obatan ini juga memiliki efek samping; dan untuk jenis yang lebih kuat, efek samping yang bisa ditimbulkan juga bisa lebih besar.

Perawatan dan pengobatan hipertensi secara medis

Penggunaan obat-obatan akan disesuaikan dengan jenis hipertensi, yang digolongkan menjadi 3 tahap yaitu : Prehipertensi, hipertensi tahap 1, dan hipertensi tahap 2.

Prehipertensi :

Masa ini adalah dimana tekanan darah yang dilihat masih belum benar-benar bisa dikatakan hipertensi. JIka Anda memiliki pembacaan tekanan darah bawah (sistolik) antara 130 -139  mm/Hg dan tekanan darah bawah (diastolik) antara 80-89 mm/Hg, maka Anda bisa diklasifikasikan mengidap prahipertensi. Jika demikian, perubahan gaya hidup yang lebih sehat kemungkinan besar bisa membantu tanpa memerlukan obat medis.

Baca juga : Mengenal Istilah Tekanan darah Sistolik dan Diastolik

Hipertensi tahap 1

Dikatakan hipertensi tahap 1 jika pembacaan tekanan darah menunjukkan 140/90mm Hg -159/99 mm Hg, dan dinilai beresiko tinggi terkena stroke dan jantung. Untuk itu selain memberikan obat-obatan, dokter juga akan menganjurkan perubahan gaya hidup.

Pada tahap hipertensi ini, obat diuretik atau “pil air” mungkin akan diberikan oleh dokter. Obat jenis ini bekerja dengan cara membuang kelebihan air dan garam dari dalam darah sehingga dapat menurunkan tekanan darah.

Akan tetapi untuk beberapa kasus, dokter mungkin juga akan mengkombinasikannya dengan obat jenis ACE inhibitor. Obat ini bekerja dengan cara membuat dinding pembuluh darah menjadi lebih lentur dan santai, dengan jalan penghambat enzim pengubah angiotensin yang menggangu –  sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Obat-obatan lain yang bisa diberikan termasuk :

  • Calcium Chanel blocker – bertujuan untuk menghambat kalsium masuk ke sel otot jantung dan pembuluh darah, sehingga membantu mengendurkan otot-otot pembuluh darah.
  • Beta blocker(penghambat beta) – Obat-obat ini bertujuan mengurangi beban kerja pada jantung dan melebarkan pembuluh darah, sehinga jantung Anda lebih lambat dan menurunkan kekuatan nya.
  • Renin inhibitor – pencegah terbentuknya zat renin yang dipriduksi ginjal untuk menaikkan tekanan darah.
Baca juga:  Efek Samping minum Obat Aspirin yang perlu diperhatikan

Obat-obatan medis ini harus melalui resep dokter, karena setiap jenis memiliki efek samping yang berbeda dan harus dipantau oleh dokter yang merawat Anda.

Hipertensi Tahap 2

JIka pembacaan tekanan darah Anda 160/100 mm Hg atau lebih, maka ini dikatakan sebagai hipertensi tahap 2. Pada range ini Anda perlu mendapatkan sekaligus perawatan dan pengobatan secepatnya.

Dalam tahap ini, dokter mungkin akan memfokuskan pengobatan dengan 2 cara sekaligus untuk perawatan awal. Artinya, pengobatan pertama mungkin sama dengan hipertensi tahap 1; namun apabila obat-obatan tersebut tidak menunjukkan efek yang berati, maka jenis obat hipertensi bisa ditambah dengan jenis obat yang lebih kuat misalnya :

  • Alpha-blocker –  bertujuan mengurangi impuls saraf yang menuju pembuluh darah, sehingga mengurangi efek bahan kimia alami yang mempersempit pembuluh darah
  • Alpha-beta-blocker – bertujuan mengurangi impuls saraf ke pembuluh darah, sekaligus memperlambat detak jantung untuk mengurangi jumlah darah yang perlu dipompa ke pembuluh darah. 
  • Central acting agen – mencegah sinyal sistem saraf  ke otak yang meningkatkan denyut jantung dan mempersempit pembuluh darah.
  • Vasodilator – Bekerja mencegah pengetatan otot  dan penyempitan arteri.
  • dan masih banyak lagi.

Semakin kuat jenis obat, tentu efek sampingnya juga semakin besar. Untuk itu sekali lagi penting untuk mendapatkannya oleh dokter yang merawat Anda dan selalu berkonsultasi jika menemukan efek apapun.

Perubahan gaya hidup

Tidak peduli jenis obat apa yang diresepkan oleh dokter untuk mengobati tekanan darah tinggi Anda, Anda masih perlu untuk membuat perubahan gaya hidup untuk menurunkan tekanan darah Anda.

Dokter mungkin menyarankan beberapa perubahan gaya hidup, termasuk :

  • Makan makanan yang sehat dengan sedikit garam
  • Menghindari makanan berlemak jenuh tinggi misalnya makanan gorengan, mengandung mentega, daging berlemak atau kulit ayam, namun memperbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan.
  • Istirahat yang cukup
  • Berolahraga secara teratur – baca juga : Olahraga Terbaik untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi
  • Berhenti mer*kok jika anda memiliki kebiasaan ini
  • Berhenti mengkonsumsi minuman beralk*hol
  • Menjaga berat badan yang sehat atau menurunkan berat badan jika memiliki kelebihan berat badan atau obesitas

Baca juga : Manfaat Seledri untuk menyembuhkan Hipertensi

Tips :

Beberapa suplemen makanan mungkin dapat menghambat kerja obat hipertensi, bahkan memperburuk kondisi. Jadi jika Anda sekaligus mengambil suplemen, sebaiknya jujur menanyakannya kepada dokter Anda.

Dalam beberapa kasus hipertensi, penderita teradang harus mengonsumsi obat-obatan seumur hidup hidupnya. Namun tekanan darah juga bisa tetap terkendali selama bertahun-tahun, sehingga pasien mungkin bisa menghentikan pengobatan; hal ini terutama jika pasien disiplin dengan melaksanakan gaya hidup yang sehat, dan menjalankan nasehat perawatan oleh dokter dengan sebaik-baiknya.

[Medical Disclaimer]

Advertisement

Bagikan yang bermanfaat kepada rekan dan kerabat dekat Anda dengan tombol berikut :

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *