Manfaat Vitamin B1, B2, B3 ,B5, B6, B7, B9, dan B12

Manfaat Vitamin B1, B2, B3 ,B5, B6, B7, B9, dan B12Vitamin B1, B2, B3 ,B5, B6, B7, B9, dan B12 disebut juga sebagai vitamin B kompleks, yang berperan penting  untuk menjaga fungsi tubuh kita supaya bisa berjalan dengan baik. Nutrisi termasuk Vitamin B penting dalam membantu mengubah makanan menjadi bahan bakar tubuh kita, sehingga memungkinkan kita untuk tetap berenergi sepanjang hari. Semua jenis vitamin B bekerja bersama-sama, yang masing-masing memiliki manfaat sendiri secara spesifik – termasuk mempromosikan kesehatan kulit , merawat rambut, mencegah migrain, mengurangi peradangan,  menjaga kehamilan yang sehat, dsb.

Advertisement

Lalu apakah perlu untuk mengkonsumsi suplemen vitamin B kompleks? Belum tentu, karena vitamin B kompleks rata-rata sudah banyak terdapat dalam makanan yang kita makan. Baca terus untuk mengetahui mengapa setiap  dari seluruh vitamin B sangat penting, dan pastikan Anda sudah mengkonsumsi makanan yang tepat untuk mendapatkan mereka dalam jumlah yang cukup.

Berikut manfaat seluruh vitamin dari anggota vitamin B kompleks, yaitu Vitamin B1, B2, B3 ,B5, B6, B7, B9, dan B12

Vitamin B1 (tiamin)

Vitamin B1 atau tiamin berguna membantu tubuh untuk membuat sel-sel baru yang sehat, juga memiliki kemampuan untuk melindungi sistem kekebalan tubuh. Studi mengatakan vitamin ini juga diperlukan untuk membantu memecah karbohidrat sederhana.

Biji-bijian, kacang tanah, kacang-kacangan, bayam, kangkung, katul, dan gandum mengandung vitamin B1.

Vitamin B2 (Riboflavin)

jenis vitamin B yang satu ini bekerja sebagai antioksidan, yaitu memiliki kemampuan melawan radikal bebas (partike yang merusak sel), mencegah penuaan dini dan mencegah perkembangan penyakit jantung. Riboflavin juga sangat penting untuk memproduksi sel darah merah yang diperlukan untuk kendaraan oksigen ke seluruh tubuh. Beberapa studi menunjukkan bahwa vitamin B2 dapat membantu mencegah migrain, walaupun penelitian lanjutan masih diperlukan. Namun sinar ultraviolet dari matahari dapat mengurangi riboflavin dalam sumber makanan yang terekspose.

Makanan sumber vitamin B2 terbaik termasuk Almond, nasi, susu, yogurt, telur, bayam dan kedelai.

Vitamin B3 (Niacin)

Niacin adalah Vitamin B3, bermanfaat untuk meningkatkan kolesterol HDL (kolesterol baik). Jika seseorang memiliki HDL lebih tinggi, maka kolesterol buruk akan berkurang dalam darah mereka. Vitamin B3 sangat langka di negara-negara maju, dan alk*holis telah terbukti menurunkan kadar B3 pada beberapa individu. Niacin juga digunakan secara topikal dan di makan, juga ditemukan dapat mengobati jerawat.

Sumber Niacin/Vitamin B3 termasuk ragi, daging merah, susu, telur, kacang-kacangan dan sayuran hijau.

Vitamin B5 (Asam pantotenat)

Sejumlah kecil vitamin B5 ditemukan pada hampir semua kelompok makanan. Sesuai dengan namanya, Pantotenat yang berasal dari kata Yunani ” pantothen “, yang artinya “dari mana-mana.” Selain mengkonversi lemak dan karbohidrat untuk menjadikan mereka energi, vitamin B5 juga bertanggung jawab untuk memproduksi hormon s*ks dan stres yang terkait termasuk testosteron. Studi telah menunjukkan bahwa Asam Pantothenat juga bermanfaat mempromosikan kulit yang sehat dengan memiliki kemampuan untuk mengurangi tanda-tanda penuaan kulit seperti kulit berbintik-bintik.

Baca juga:  Manfaat Jahe Merah untuk Kesehatan

Makanan kaya vitamin B5 meliputi buah Alpukat, yoghurt, telur, daging dan kacang-kacangan.

Vitamin B6 (Pyridoxine)

Bersinergi dengan vitamin B lainnya yaitu vitamin B12, B9, dan B6 membantu mengatur kadar asam amino homosistein (terkait dengan penyakit jantung). Pyridoxine terlibat dalam pengaturan suasana hati dan pola tidur karena membantu tubuh memproduksi serotonin, melatonin dan norepinefrin, yaitu bentuk hormon stres. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa vitamin B6 dapat mengurangi peradangan untuk mereka yang memiliki kondisi seperti rheumatioid arthritis atau rematik.

Vitamin B ini banyak ditemukan dalam daging ayam, kalkun, ikan tuna, ikan salmon, kacang, biji bunga matahari, keju, beras merah dan wortel.

Vitamin B7 (Biotin)

Biotin erat hubungannya dengan kesehatan rambut, kulit dan kuku, sehingga anggota vitamin B yang satu ini dijuluki “vitamin kecantikan.” Selain itu, ia bisa membantu mengontrol tingkat glukosa darah pada penderita diabetes. Vitamin B7 juga sangat penting bagi wanita selama kehamilan karena diperlukan untuk pertumbuhan bayi yang normal.

Makanan mengandung Vitamin B7 adalah Barley, hati, ragi, daging ayam, ikan, kentang, bunga kol, kuning telur dan kacang-kacangan

Vitamin B9 (Folat)

Anda mungkin sudah akrab mendengar nama lain dari vitamin B9 – yaitu asam folat. Asam folat adalah merupakan bentuk sintetis B9 yang digunakan dalam suplemen dan makanan yang diperkaya seperti sereal dan roti.  Studi telah menunjukkan bahwa folat dapat membantu meredam depresi dan mencegah kehilangan memori. Vitamin ini juga sangat penting bagi wanita yang sedang hamil karena mendukung pertumbuhan bayi dan mencegah cacat syaraf otak sejak lahir.

Folat atau bentuk alami B9 ditemukan dalam sayuran hijau tua, asparagus, bit, salmon, sayuran akar, susu, bulgur gandum dan kacang-kacangan

Vitamin B12 (cobalamin)

Vitamin B12 atau Cobalamin bersinergi dengan vitamin B9 untuk memproduksi sel darah merah dan membantu zat besi melakukan tugas utamanya yaitu menciptakan oksigen yang membawa protein – Hemoglobin. Namun vitamin B12 hanya ditemukan dalam produk hewani, dan diet non pemakan daging seperti  vegan atau vegetarian ketat bisa mengalami kekurangan. Namun bagi yang kekurangan vitamib B12 mungkin perlu untuk melengkapi dietnya dengan suplemen B12.

B12 secara alami hanya ditemukan dalam produk hewani, termasuk kerang, susu, telur, daging sapi atau daging lainnya.

[Medical Disclaimer]

Advertisement

Bagikan yang bermanfaat kepada rekan dan kerabat dekat Anda dengan tombol berikut :

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *