Manfaat Temulawak untuk Kesehatan

Manfaat kesehatan temulawak Curcuma xanthorrhizaTemulawak adalah rimpang dari tanaman yang memiliki nama latin Curcuma xanthorrhiza Roxb, merupakan salah satu jenis tanaman yang berasal dari keluarga Zingiberaceae. Secara tradisional temu lawak telah digunakan untuk berbagai makanan, minuman herbal, serta untuk tujuan pengobatan. Tepung atau, minyak atsiri dari rimpang temulawak mengandung kurkuminoid, yang  merupakan senyawa utama dari rimpang Curcuma xanthorrhiza Roxb ini.

Advertisement

Temulawak mengandung curcumoid dan minyak atsiri, yang memiliki sifat bioaktifitas. Umumnya minyak atsiri dari temulawak mengandung xanthorrhizol, germakren, allo-aromadendren, tricyclin, dan isofurogermakren. Curcumoid dan xanthorrizol adalah senyawa yang paling aktif yang keduanya larut dalam ekstrak alkohol, mengandung alkaloid, tanin, fenolat, flavonoid, triterpenoid dan glikosida. Aktivitas antibakteri mungkin berasal dari terphenoid dan curcurminoid. E.Coli adalah bakteri merugikan yang menyebabkan berbagai penyakit infeksi pencernaan dan diare, bisa dibasmi oleh senyawa yang ada dalam temulawak.

Rimpang Curcuma xanthorrhiza Roxb hampir sama dengan Curcuma longa atau yang umum kita kenal dengan Kunyit, namun warna dari temulawak lebih cerah dan secara fisik berukuran lebih besar. Kunyit juga lebih aromatik daripada temulawak. Baik kunyit dan temulawak adalah salah satu dari berbagai tanaman obat yang banyak tumbuh di Indonesia.

Baca juga : Manfaat Kunyit Putih untuk Kesehatan

Berikut beberapa manfaat temulawak untuk kesehatan

Anti Microbial/Anti bakteri

Rimpang temulawak secara ilmiah telah diketahui memiliki aktivitas antrimicrobial untuk beberapa bakteri, seperti Streptococcus mutans, Staphylococcus aureus dan Salmonella. Salah satu senyawa yang ditemukan dalam minyak atsiri rimpang temulawak adalah xanthorrizol. Xanthorrizol hanya dapat ditemukan di Curcuma xanthorrhiza Roxb, tapi tidak ditemukan dari rimpang  Curcuma lain seperti Kunyit(Curcuma Longa). Xanthorizzol telah diketahui memiliki aktivitas antibakteri, antibiotik, antiseptik, dan. Xanthorrizol menghambat pertumbuhan Mutan Streptotococcus . Dengan demikian herbal ini bisa mencegah berbagai penyakit akibat bakteri dan mikroba berbahaya dalan usus, sehingga terhindar dari penyakit infeksi usus, tipes, diare, dan berbagai macam gangguan dari aktifitas bakteri merugikan lain.

Meningkatkan vitalitas dan kekebalan tubuh

Penelitian yang diterbitkan di Jurnal IPI , tentang manfaat kesehatan temulawak yang melibatkan 80 subyek dan percobaan klinis dari efek mengkonsumsi minuman ekstrak temulawak yang diberikan selama 2 minggu pada  21 subyek obesitas. Populationof limfosit dan limfosit B Total dianalisis sebelum dan sesudah intervensi. Studi ini menunjukkan bahwa manfaat temulawak untuk kesehatan yang paling banyak diketahui adalah meningkatkan nafsu makan dan menjaga stamina. Dari uji klinis itu menunjukkan bahwa ekstrak temulawak secara signifikan mengurangi populasi limfosit B yang menunjukkan penurunan fungsi imun humoral.

Baca juga:  Manfaat Buah Tin untuk Ibu Hamil dan Kesehatan

Meredakan osteoarthritis

Temulawak memiliki sifat antiinflamasi, sehingga mampu meredakan sakit peradangan seperti seperti osteoarthritis.

Menghambat pertumbuhan kanker

Sebuah jurnal ilmiah “The prostat “, menunjukkan bahwa kandungan kurkumin dalam temulawak dapat menghambat pertumbuhan kanker prostat. The University of Maryland Medical Center menjelaskan ini dengan hipotesa, bahwa temulawak bekerja dengan menghentikan pertumbuhan pembuluh darah yang mensuplai kanker.

 Temulawak bermanfaat bagi kesehatan Liver/hati

Kurkumin yang terkndung dalam temulawak dan kunyit bermanfaat untuk melindungi dan memperkuat liver/hati sehingga dapat terhindar dari penyakit yang menyerang hati yaitu hepatitis. Sifat anti hepatotoksik dari curcumin ini juga diketahui sebagai pelindung hati yang mencegah terjadinya peradangan hati.

Manfaat kesehatan lain

Kandungan kurkumin dalam kunyit juga bersifat hepotosik sebagai anti racun empedu. Hal ini juga memiliki efek farmakologis yang sangat penting sebagai hepatoprotektor (mencegah penyakit jantung), menurunkan kolesterol, menurunkan kolesterol,  meningkatkan jumlah dan kualitas ASI, menyembuhkan sakit maag atau gangguan lambung lain, anti jerawat, meningkatkan produksi cairan empedu, meningkatkan metabolisme dan pencernaan, sebagai pencahar, mengatasi sembelit, dan diuretik (peluruh kencing).

[Medical Disclaimer]

Advertisement

Bagikan yang bermanfaat kepada rekan dan kerabat dekat Anda dengan tombol berikut :

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *