Manfaat penting Sayur Pare untuk Kesehatan

Manfaat sayur parePare termasuk dalam keluarga labu dengan bentuk memanjang runcing dengan tekstur kulit bergerigi/berkutil. Memiliki rasa yang sangat pahit, bahkan yang paling pahit di antara semua jenis sayuran. Tanaman ini umumnya tumbuh di daerah beriklim  tropis dan banyak digunakan sebagai sayur bahkan obat.

Advertisement

Daging pare berwarna putih dengan biji besar berbentuk mata yang akan berubah menjadi merah saat matang. Kandungan gizi dari pare ini termasuk protein, karbohidrat, kalsium, zat besi, fosfor, magnesium, mangan, folat, vitamin A, C dan beberapa dari vitamin B kompleks. Sayur pahit ini juga mengandung sedikit serat makanan dan mengandung rendah kalori. kandungan lainnya juga memiliki termasuk asam linolenat (omega 6) dan asam oleat (lemak tak jenuh).

Biasanya Pare memang digunakan untuk memberikan rasa pahit pada masakan, dan umum dimasak dengan cara di tumis. Anda bahkan bisa membuatnya menjadi minuman dari buah, daun dan batangnya atau membuat jus pare

Berikut manfaat penting pare untuk kesehatan

Membantu Mengendalikan Diabetes

Pare dapat digunakan membantu mengendalikan diabetes karena memiliki efek menurunkan glukosa dalam darah. Hal ini juga memiliki tiga zat aktif yang bersifat anti diabetes, termasuk charantin, vicine dan polipeptida-p. Hal ini  membantu meningkatkan sekresi insulin dari pankreas dan mencegah resistensi insulin; sehingga bermanfaat untuk diabetes baik tipe 1 maupun tipe 2.

Menurut sebuah studi tahun 2011 yang diterbitkan dalam Journal of Ethnopharmacology, dosis 2.000 mg harian pare secara signifikan mengurangi kadar glukosa dalam darah pada orang dengan diabetes tipe 2. Namun efek hipoglikemik ini kurang ditemukan dengan dosis  1.000 mg metformin.

Bisa minum 1/2  angkir jus pare pada waktu saat perut kosong setiap pagi hari.
Anda juga harus memasukkan hidangan dari pare dalam diet harian Anda.
Catatan: Jangan meninggalkan obat diabetes yang diresepkan oleh dokter Anda. Jarus selalu pantau tingkat gula darah Anda.

Membersihkan Darah

Pare juga bertindak sebagai pembersih darah alami. Darah kotor dapat menyebabkan gejala seperti sakit kepala yang terus menerus, alergi, kelelahan dan kekebalan tubuh yang melemah.

Pare membantu pembersihan atau detoksifikasi kotoran yang ada dalam darah. Dengan demikian membantu pengobatan kondisi terkait gangguan darah seperti bisul dan gatal-gatal karena toksemia. Bahkan efek lain bisa membuat kulit cerah dan kulit bebas dari masalah seperti jerawat, psoriasis dan eksim.

Baca juga : 7 Mitos tentang Perawatan Kulit yg wajib diketahui

Sehelas jus pare yang ditambahkan dengan sedikit air jeruk dan madu diminum perlahan saat perut kosong setiap hari selama enam bulan.

Mendukung  Kesehatan Liver

Pare mendukung hati, sehingga sangat bermanfaat bagi kesehatan hati Anda. Hal ini mempromosikan fungsi penyaringan hati, yang membantu membersihkan darah dari kotoran, serta membantu menghilangkan racun dari hati.

Hati yang sehat dan berfungsi baik akan mengurangi risiko-risiko seperti obesitas, penyakit jantung, kelelahan kronis, sakit kepala, masalah pencernaan, penyakit kuning dan masalah kesehatan terkait hati lainnya.

Minum secangkir jus pare setidaknya sekali dalam sehari akan menjaga hati Anda sehat.

Menurunkan Kolesterol

Pare yang pahit ini membantu menurunkan tingkat kolesterol buruk (LDL ). Selain itu, fitonutrien dan antioksidan dalam pare sekaligus membantu meningkatkan kolesterol baik (HDL).

Baca juga:  Manfaat Vitamin B1, B2, B3 ,B5, B6, B7, B9, dan B12

Kadar kolesterol jahat yang rendah otomatis akan mengurangi risiko terkait serangan jantung dan stroke.

Baca juga : 5 Jenis Makanan yang dapat Menurunkan Kolesterol

Meningkatkan Imunitas atau kekebalan tubuh

Asupan rutin pare juga dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan penyakit. Kandungan antioksidan bertindak sebagai mekanisme pertahanan yang kuat terhadap banyak penyakit dengan cara melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang mengganggu sistem kekebalan tubuh.

Melindungi dari Kanker

Manfaat kesehatan pare lainnya berasal dari sifatnya yang anti-kanker. Antioksidan dalam buah pare membantu melawan kerusakan akibat radikal bebas yang dapat menyebabkan berbagai jenis kanker. Hal ini akan membantu pencegahan atau mengurangi risiko kanker servik, kanker prostat dan kanker pay*dara.

Dalam studi 2010 yang dipublikasikan dalam jurnal Farmasi Research para peneliti menganalisa pare dan menyimpulkan bahwa pare terkait menginduksi penangkapan siklus sel dan apoptosis tanpa mempengaruhi pertumbuhan sel normal. Hal ini bisa membantu dalam pengobatan berbagai jenis kanker.

Untuk membantu mencegah kanker,  masukkan pare kedalam diet Anda atau di konsumsi dalam bentuk jus secara teratur.

Membantu menurunkan berat badan

Pare adalah sumber fitonutrien dan antioksidan tinggi sehingga bisa membantu menurunkan berat badan. Sayuran ini juga membantu meningkatkan metabolisme karbohidrat lebih cepat, sehingga lebih sedikit lemak yang disimpan dalam tubuh. Selain itu, ia juga tinggi serat dan rendah kalori.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan tahun 2012 dalam Journal of Nutrition, kandungan anti adipositas dari minyak biji pare (BMSO)  efektif dalam menghaluskan akumulasi lemak dalam tubuh.

Anda dapat menyertakan pare kedalam diet Anda atau mengambil suplemen setelah berkonsultasi dengan dokter Anda.

Mengatasi masalah cacingan

Pare mengandung senyawa yang bisa mematikan cacing dalam usus, bahkan sekaligus membantu menghilangkan racun yang ditinggalkan parasit ini setelah mati.

Membantu meringankan Wasir

Sifat anti inflamasi dan antioksidan pada pare membuatnya bisa menjadi obat yang sangat baik untuk wasir. Hal ini juga mengandung serat makanan yang bersifat melembutkan tinja dan meningkatkan motilitas pada saluran pencernaan. Pada gilirannya ini akan membantu mengobati wasir serta masalah sembelit kronis.

Kehati-hatian

  1. Pilih pare yang masih segar, muda,lembut dan berwarna hijau tua. Hindari membeli pare yang telah berubah menjadi  kuning atau oranye atau terdapat bintik-bintik lembut.
  2. Selalu bilas pare dengan air dingin sebelum dibuat jus atau untuk dimasak.
  3. Untuk mengurangi kepahitan, potongan pare bisa direndam kedalam air garam selama 10 menit sebelum dimasak.
  4. Untuk meningkatkan rasa pahit pada jus pare, tambahkan madu,  wortel atau buah apel.
  5. Jangan mengkonsumsi lebih dari 2 apalagi 3  buah pare dalam sehari. Asupan yang berlebihan dapat menyebabkan sakit perut ringan atau diare.
  6. Wanita hamil harus menghindari makan pare berlebihan karena dapat menyebabkan bayi lahir prematur.
  7. Pare bersifat menurunkan kadar gula darah, kelebihan mengkonsumsi sayuran ini bisa menyebabkan hipoglikemeik atau gula darah terlalu rendah yang bisa membahayakan kesehatan.
  8. Sebelum mengkonsumsi jus pare apalagi dalam bentuk suplemen harus berkonsultasi dengan ahli kesehatan berpengalaman, supaya memperoleh saran dosis yang tepat sesuai dengan kondisi klinis Anda.

Referensi :

[Medical Disclaimer]

Advertisement

Bagikan yang bermanfaat kepada rekan dan kerabat dekat Anda dengan tombol berikut :

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *