10 Manfaat Olahraga Berenang untuk kesehatan, Fisik hingga Psikologis

Manfaat olahraga renangBerenang atau secara umum olahraga didalam air memiliki manfaat tersendiri. Bahkan sampai diangkat ke sebuah film ‘Cocoon” pada tahun 1985 yang menceritakan tentang para lansia yang  menemukan bahwa kolam renang yang ada didekatnya bisa memberikan mereka energi baru seperti ketika masih muda.

Advertisement

Melakukan olahraga berenang secara rutin menawarkan manfaat kesehatan bagi siapa pun, baik orang tua, anak-anak, bahkan wanita hamil sekalipun. Secara fisik berenang menawarkan manfaat seperti meningkatkan fleksibilitas, keseimbangan, dan kekuatan otot, merehabilitasi otot, menguatkan otot jantung, meningkatkan sirkulasi darah, menjaga berat badan yang sehat, dan meningkatkan kekuatan fisik. Sementara berenang juga menawarkan manfaat psikologis, termasuk memberikan perasaan lebih muda bagi orang dewasa yang lebih tua, mengembangkan sikap positif, menghilangkan stres, merasa lebih bahagia, dan melatih kesabaran.

Inilah lebih lengkap mengenai manfaat olahraga berenang dalam top 10

1. Meningkatkan bentuk dan kekuatan otot tubuh

Berenang adalah cara yang bagus untuk meningkatkan kekuatan otot dan bentuk otot, terutama jika dibandingkan dengan beberapa latihan aerobik lainnya.

Misalnya sebagai contoh olahraga berlari. Pelari menggerakkan tubuhnya melalui udara, sementara itu seorang perenang bergerak dengan mendorong diri di air. Air adalah zat yang sekitar dua belas kali  lebih padat dari udara, yang artinya setiap gerakan dan ayunan tubuh adalah merupakan latihan resistensi(ketahanan). Telah di diketahui bahwa latihan ketahanan adalah cara yang paling baik untuk membangun otot dan meningkatkan kekuatannya.

2. Meningkatkan fleksibilitas otot, plus meningkatkan ketinggian badan bagi anak dan remaja

Tidak seperti alat latihan di gym yang cenderung hanya bisa melatih satu bagian tubuh dalam satu waktu, berenang membuat tubuh melakukan banyak gerakan, mulai dari lengan, pinggul, kaki, kepala, hingga tulang belakang yang memutar.

Gerakan maju pada berenang akan membantu memberikan peregangan yang baik dari kepala sampai kaki, dan salah satu manfaat dari hal ini adalah bisa membantu anak atau remaja untuk meningkatkan ketinggian badan mereka.

Untuk meningkatkan fleksibilitas, Anda juga bisa menyelesaikan olahraga renang Anda dengan serangkaian peregangan lembut. Dukungan air akan membantu Anda mempertahankan posisi yang mengikutsertakan keseimbangan yang rumit – seperti peregangan paha depan untuk jangka waktu yang cukup lama.

3. Meningkatkan kekuatan otot jantung

Selain bermanfaat mengencangkan otot seperti dada, trisep dan paha depan, berenang juga membantu meningkatkan otot yang paling penting dalam tubuh kita yaitu : Otot Jantung

Karena berenang adalah latihan aerobik, maka hal itu juga berfungsi untuk memperkuat jantung – tidak hanya membantu membuat jantung menjadi lebih kuat, tetapi juga lebih efisien dalam memompa darah ke seluruh tubuh Anda. Penelitian juga menunjukkan bahwa latihan aerobik dapat memerangi respon inflamasi tubuh juga yang merupakan kunci dari rantai yang dapat menyebabkan penyakit jantung  –  Columbia University Medical Center-.

4. Mendapatkan berat badan yang ideal

Kolam sekarang diakui sebagai salah satu cara membakar kalori terbaik, sehingga bagus untuk menjaga berat badan.

Jumlah yang tepat dari kalori yang Anda bakar tergantung dari fisiologi  dan intensitas berenang Anda. Tetapi sebagai aturan umum, untuk setiap 10 menit berenang : gaya dada akan membakar 60 kalori; gaya punggung membakar 80 kalori; gaya bebas  100 kalori; dan gaya kupu-kupu membakar 150 kalori.

5. Membantu mengurangi gejala Asma

Tidak seperti berolahraga darat umum seperti gym, berenang akan membuat Anda berada di udara lembab, yang dapat membantu mengurangi gejala sthma .

Berenang tidak hanya dapat membantu menghindarkan Anda dari serangan asma, namun beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa berenang juga dapat meningkatkan kondisi secara keseluruhan.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Respirologi, sekelompok anak-anak telah mengikuti program berenang selama enam minggu mendapatkan pengurangan gejala-gejala seperti mendengkur,  bernapas melalui mulut, dan kunjungan rawat inap . Terlebih lagi, manfaat ini masih terlihat setahun setelah program renang telah berakhir.

Baca juga:  Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C

Mereka yang tidak asma juga bisa mendapatkan manfaat dari berenang. Penulis studi mengatakan bahwa olahraga berenang dapat meningkatkan volume paru-paru dan mengajarkan pada anak teknik pernapasan yang tepat.

6. Memiliki Kadar kolesterol darah yang sehat

Sehat adalah memiliki kolesterol dalam tubuh dengan perbandingan yang tepat. Secara khusus berenang bermanfaat untuk memiliki kadar kolesterol “baik” (HDL) dan menurunkan kadar LDL(kolesterol buruk).

Kolam renang bisa menjaga keseimbangan koletserol yang tepat, yang telah terbukti meningkatkan kadar kolesterol HDL. Seperti diketahui bahwa kolesterol LDL yang tinggi meningkatkan resiko penyakit jantung koroner, stroke, dan hipertensi.

Penelitian telah menunjukkan bahwa latihan seperti berenang juga dapat menjaga endotelium dalam kondisi yang baik. Andotelium adalah lapisan tipis yang melapisi dinding arteri, dan cenderung kehilangan fleksibilitasnya seiring pertambahan usia. Dalam salah satu penelitian terhadap orang yang berusia enam puluhan yang berpartisipasi dalam latihan aerobik, fungsi endotel mereka ditemukan sama dengan ketika mereka masih berumur 30 sampai 40 tahun. Secara teorinya,  latihan aerobik menyebabkan arteri melebar dan fleksibel.

7. Resiko diabetes lebih rendah

Dalam sebuah penelitian, pria diturunkan risiko diabetes  rata-rata 6 persen untuk setiap pembakaran 500 kalori dalam seminggu dengan latihan aerobik . Dengan hanya melakukan 30 menit berenang gaya dada sebanyak tiga kali per minggu, Anda bisa membakar 900 kalori – dan mengurangi risiko diabetes tipe 2  lebih dari 10 persen. Sebuah studi mengatakan bahwa Olahraga berat hanya sekali dalam seminggu seperti jenis dari olahraga renang yang kuat menurunkan risiko diabetes tipe 2 hingga sebesar 16 persen lebih pada wanita yang tidak aktif.

Da untuk diabetes tipe 1, berenang bisa sangat membantu karena jenis latihan ini dapat meningkatkan sensitivitas insulin  – University of Maryland.

Menurut American Diabetes Association, penderita diabetes harus melakukan latihan sebanyak 150 menit per minggu, dan sedikitnya tiga hari per minggu. Aktivitas fisik intensitas sedang seperti berenang membantu kontrol glikemik.

8. Tingkat stres yang lebih rendah

Stres adalah Biangnya segala penyakit. Untuk itu jangan remehkan kondisi ini dan membiarkannya berlarut-larut.

Berenang mendorong pelepasan hormon yang dikenal dengan endorfin , sehingga berenang akan membuat orang bahagia dan dapat melepaskan stres. Selain itu,  berenang juga dapat membangkitkan respon relaksasi dengan cara yang sama seperti yoga. Hal ini mungkin karena sebagian besar konstanta peregangan otot  dikombinasikan dengan pernapasan dalam.

Selain manfaat diatas, penelitian telah menunjukkan bahwa berenang dapat mengubah otak menjadi lebih baik dalam melalui proses yang dikenal dengan neurogenesis hippocampal, di mana otak menggantikan sel-sel yang hilang melalui stres.

9. Mengurangi gejala athritis/rematik sendi

Arthritis Foundation merekomendasikan jenis latihan yang tepat bagi orang-orang dengan arthritis, salah satunya adalah olahraga di kolam renang. Jika kolam renang diangatkan itu baik untuk penderita arthritis, karena dapat membantu melonggarkan sendi kaku. Orang-orang dengan rheumatoid arthritis menerima manfaat yang lebih banyak dari hidroterapi jika dibandingkan dengan kegiatan lain. Olahraga berbasis air meningkatkan penggunaan sendi yang terkena arthritis dan mengurangi rasa sakit dari osteoarthritis.

10. Bisa membuat Anda Hidup Lebih Lama

Tampaknya renang bisa membantu Anda menghindari mati muda. Para ilmuwan di University of South Carolina melakukan penelitian yang diikuti oleh 40.547 peserta yang berusia antara 20 sampai 90 tahun selama 32 tahun, dan mereka menemukan bahwa mereka yang berenang memiliki tingkat kematian 50 persen lebih rendah daripada mereka yang pelari, pejalan kaki, atau orang yang tidak berolahraga. Para penulis penelitian menyimpulkan bahwa manfaat ini sama untuk perempuan maupun laki-laki.

[Medical Disclaimer]

Advertisement

Bagikan yang bermanfaat kepada rekan dan kerabat dekat Anda dengan tombol berikut :

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *