Manfaat Mendengarkan Musik bag Kesehatan Fisik dan Mental

Manfaat mendengarkan musik bagi kesehatan fisik dan mentalDari mulai yang amat sederhana, faktanya musik sudah diperdengarkan semenjak ribuan tahun yang lalu. Pada awalnya, musik dianggap memiliki pesona tertentu yang berkaitan dengan jiwa dan spiritualitas, namun kini sepertinya sudah menjadi bagian kehidupan dari sebagian besar orang. Ada anekdot yang mengatakan bahwa tanpa musik dunia hampa… ūüėÄ benarkah?…¬† Terlepas dari apapun sejarah dan pendapat orang tentang mendengarkan musik, disini ternyata ada manfaat kesehatan yang bisa kita peroleh dari berkebiasaan mendengarkan alunan rangkaian nada yang indah ini.

Advertisement

Musik adalah salah satu bentuk kesenian yang banyak dibutuhkan sebagai hiburan atau kesenangan. namun, musik juga dapat bekerja sebagai obat bagi jiwa dan tubuh – dan ketika sebuah jenis musik dipilih, ia memiliki efek yang luar biasa terhadap fikiran dan tubuh.

Berikut Manfaat mendengarkan musik bagi Kesehatan tubuh, mental dan fikiran Kita

1. Mengurangi rasa Nyeri

Musik memiliki kemampuan lain yang cukup unik terhadap rasa sakit. Hal ini membantu mengurangi rasa sakit, namun mekanisme itu seperti apa masih tidak begitu jelas.

Namun, para ahli meykini bahwa musik dapat menstimulasi pelepasan dopamin, yaitu suatu bentuk dari neurotransmitter yang penting untuk kebahagiaan dan relaksasi.

Sebuah studi yang dilakukan tahun 2011 yang diterbitkan dalam Journal Clinical Nursing menuliskan bahwa terapi musik memiliki beberapa efek positif pada tingkat kecemasan dan rasa sakit pada pasien yang menjalani operasi tulang belakang.

Studi lainnya yaitu yang dilakukan tahun 2011 yang diterbitkan dalam Journal of Pain menuliskan bahwa mendengarkan musik dapat mengurangi respon nyeri, tergantung pada orangnya. Orang cemas yang bisa dengan mudah menyerap bantuan musik sehingga dapat merasakan manfaat pengurangan rasa sakit lebih cepat.

2. Mengurangi Stres dan Kecemasan

Stres dan kecemasan nampaknya merupakan kondisi yang sulit untuk dihindari oleh masyarakat di kehidupan modern sekarang ini. Banyak orang yang berjuang untuk melawan stres dan kecemasan setiap hari. Nah, salah satu pilihan yang paling mudah untuk meredakan stres adalah mendengarkan musik dengan tempo yang lambat, musik dengan nada yang tinggi rendah, musik instrumentalia yang lembut atau keras. Tampaknya musik dapat menenangkan semua orang , bahkan selama saat-saat yang sangat menegangkan.

Musik juga dapat membantu mengurangi kadar kortisol, yaitu hormon penanda stres. Musik bahkan bisa mempromosikan relaksasi otot yang sedang tegang dan selanjutnya akan membantu Anda agar merasa lebih optimis dan positif.

Sebuah studi yang dilakukan tahun 2007 yang diterbitkan di Applied psikofisiologi dan Biofeedback, menuliskan bahwa mendengarkan musik klasik santai yang dipilih sendiri setelah terpapar suasana dengan stress tinggi mengurangi kecemasan, kemarahan dan meningkatkan relaksasi jika dibandingkan dengan mendengarkan musik heavy metal atau hanya duduk diam saja.

Studi lain tahun 2009 yang diterbitkan dalam Heart & Lung menganalisis pengaruh musik pada respon stres untuk operasi jantung; yang menemukan bahwa hal tersebut membantu mengurangi stres.

Ada studilagi pada tahun yang sama, yang diterbitkan dalam Acta anestesiologi Scandinavica; yang menemukan bahwa pada pasien bedah, efek pengurangan stres dari mendengarkan musik yang lebih kuat daripada efek obat anxiolytic oral.

Kunci untuk menghilangkan stres melalui musik adalah mengikuti selera Anda sendiri dan mendengarkan musik yang sesuai suasana hati Anda.

3. Meningkatkan Kemampuan Memori

Musik juga mampu mempromosikan kesehatan kognitif. Pada saat kita  mendengarkan musik sambil belajar, maka hal itu akan membantu kita untuk dapat mengingat informasi yang kita pelajari denganlebih baik . Hal ini karena musik membantu mempromosikan dopamin, yaitu hormon yang memotivasi untuk terus belajar.

Sebuah studi pada tahun 2006 yang diterbitkan dalam majalah Brain menemukan hubungan yang kuat antara mendengarkan musik dan perkembangan otak. Disitu ditemukan bahwa anak-anak muda yang mendapatkan pelajaran musik menunjukkan perkembangan otak yang berbeda dan meningkatkan memori selama setahun, jika dibandingkan dengan anak yang tidak mendapatkan pelatihan musik.

Sebuah studi lain setelahnya yaitu tahun 2008 yang diterbitkan dalam Brain  menemukan bahwa pasien stroke yang mendengarkan musik yang dipilih sendiri setiap hari menunjukkan peningkatan memori verbal dan fokus perhatian secara signifikan.

4. Memotivasi untuk melakukan Latihan atau olahraga

Musik dapat membantu meningkatkan kinerja anda dalam latihan. Hal ini karena musik dapat membantu Anda melalui pengurangan perasaan kelelahan, meningkatkan tingkat gairah psikologis, dan meningkatkan koordinasi motorik.

Sebuah studi yang dilakukan tahun 2006 yang diterbitkan dalam Ergonomi melaporkan bahwa musik tempo cepat, atau musik keras bisa diputar untuk meningkatkan saat berolahraga di treadmill .

Sebuah studi tahun 2008 yang dilakukan oleh Brunel University mengklaim adanya hubungan yang kuat antara musik dan kinerja pada saat latihan kardiovaskular.

Musik yang dipilih  dapat meningkatkan ketahanan fisik seseorang secara signifikan sekitar 15 persen sehingga dapat membuat latihan kardiovaskular jauh lebih positif.

5. Meningkatkan Fungsi kekebalan Tubuh

Manfaat mendengarkan musik yang hebat lainnya adalah dapat meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh!.

Hal ini ketika Anda mendengarkan musik, maka tubuh Anda akan mengalami peningkatan immunoglobulin A; yaitu  Antibodi yang berperan penting dalam sistem lendir dan menjaga sel-sel tetap sehat.

Baca juga:  10 Manfaat Olahraga Berenang untuk kesehatan, Fisik hingga Psikologis

Juga hal ini bisa  mengurangi hormon kortisol yang terkait dengan stres, hormon yang dapat menyebabkan respon kekebalan menurun.

Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2004 yang ditulis dalam Journal of Behavioral Medicine menyimpulkan bahwa mendengarkan musik paduan suara mengarah ke penurunan kadar kortisol, ang bahkan menunjukkan bahwa menyanyikan paduan suara berpengaruh positif baik terhadap emosional dan mempengaruhi kompetensi kekebalan tubuh.

Studi lain di tahun 2007 yang dipublikasikan  dalam Journal di Music Therapy mencatat bahwa sentuhan musik menunjukkan komunikasi antara pikiran dan tubuh. Hal ini memiliki dampak positif terhadap emosi, sistem kekebalan tubuh dan parameter endokrin selama pengobatan fisioterapi pada pasien dengan kondisi penyakit paru-paru yang menular.

Cobalah mendengarkan musik favorit Anda untuk menjaga kekebalan tubuh Anda kuat dan untuk mencegah kondisi seperti sering sakit.

6. Meningkatkan Kualitas Tidur

Jika Anda menderita kesulitan untuk dapat tidur dengan nyenyak, cobalah dengarkan musik yang menenangkan sebelum tidur. Namun hindari musik rock atau musik retro, karena justru dapat membuat Anda terjaga..

Musik klasik yang menenangkan dan santai bisa mengurangi aktivitas sistem saraf, meredakan kecemasan, melemaskan otot-otot, dan membuang gangguan pikiran yang bisa memungkinkan sulit tidur.

Memiliki kualitas tidur yang baik akan menguurangi rasa kelelahan, keletihan, bahkan depresi.

Baca juga : Akibat Kurang tidur dalam Jangka Panjang

Sebuah studi 2008 yang diterbitkan dalam Journal of Advanced Nursing melaporkan bahwa santai musik klasik adalah intervensi yang efektif dalam mengurangi masalah tidur melalui relaksasi otot dan gangguan dari pikiran.

Cobalah untuk mendengarkan musik santai 30 sampai 45 menit sebelum tidur untuk dapat menikmati tidur yang nyenyak sepanjang malam.

7. Membantu mengurangi makan berlebihan

Mendengarkan musik yang lembut selama makan dapat membantu Kita untuk memperlambat makan. Pada akhirnya hal ini akan membuat seseorang lebih sadar ketika sudah kenyang .

Baca juga : Top Makanan Sehat untuk mengurangi Nafsu Makan

Sebuah studi 2012 yang diterbitkan dalam Psychological Reports, dijelaskan bahwa makan di restoran dengan pencahayaan an musik dapat membantu mengurangi asupan kalori dan meningkatkan rasa kenyang.

Karena menanggapi kecemasan, tubuh bisa membuat Anda ingin makan lebih banyak makanan yang mengandung tinggi karbohidrat dan lemak. Dengan demikian, kurangi kecemasan Anda saat makan dengan mendengarkan musik yang dapat membantu Anda untuk dapat makan yang lebih sehat.

8. Meningkatkan Fungsi Pembuluh Darah

Mendengarkan musik yang gembira bisa membuat Anda lebih merasa baik dan bahagia. Hal ini sehingga mendengarkan musik memiliki efek yang sehat pada fungsi jantung dan pembuluh darah.

Musik berdampak pada fungsi endotel tubuh, yaitu bagian yang membentuk lapisan pada sel darah. Fungsi endotel yang baik adalah kunci  di balik sistem kardiovaskular yang sehat.

Sebuah penelitian yang dilakukan tahun  tahun 2008 oleh University of Maryland Medical Center melaporkan emosi positif terstimulasi oleh musik gembira yang memiliki efek sehat pada fungsi pembuluh darah.

Bahkan musik juga bisa meningkatkan produksi oksida nitrat, yaitu zat yang membantu melebarkan pembuluh darah, sehingga menjadi sehat dan fleksibel.

9. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Mendengarkan musik santai setiap pagi dan sore selama 30 menit, dapat membuat orang yang menderita tekanan darah tinggi bisa melihat perkembangan yang bagus pada konisinya.

Sebuah studi 2007 yang diterbitkan dalam prosiding Konferensi Internasional 29 tahunan dari Teknik di Medicine and Biology Society menganalisa pengaruh musik pada pasien yang berusia 63-93 tahun dengan hipertensi. Pada akhirnya studi ini menyimpulkan bahwa mendengarkan jenis musik tertentu selama 25 menit setiap hari selama empat minggu mengurangi tekanan darah sistolik yang tinggi.

Kemudian tahun 2012, study yang diterbitkan dalam Indian Heart Journals menggris bawahi efek yang menguntungkan dari musik dalam mengurangi tekanan darah sistolik.

10. Meningkatkan Penyembuhan pada Pasien Stroke

Luarbiasanya lagi, musik ternyata juga dapat membantu pasien stroke dapat pulih dari kondisisinya lebih cepat. Mendengarkan musik sambil beristirahat di tempat tidur pasca stroke bisa membantu  pasien untuk rileks dan mengurangi tingkat stresnya.

Sebuah studi pada 2008 yang diterbitkan dalam jurnal Brain mengatakan bahwa mendengarkan musik pada tahap awal setelah stroke dapat membantu meningkatkan pemulihan pasien. Studi ini menunjukkan bahwa ada tiga mekanisme saraf dimana musik dapat membantu:

Musik memberikan perasaan senang, gairah dan motivasi.
Me-rang-sang pemulihan pada daerah  otak yang rusak akibat stroke.
Me-rang-sang kemampuan otak untuk memperbaiki dan memperbaharui jaringan syaraf setelah kerusakan.
Selain itu, studi lain di 2012 diterbitkan dalam Annals of New York Academy of Sciences menyatakan bahwa mendengarkan musik setiap hari  dapat meningkatkan memori auditori dan verbal, perhatian yang terfokus dan suasana hati, serta menyebabkan perubahan pada materi abu-abu struktural dalam tahap pasca stroke awal.

Nah demikian 10 manfaat yang cukup luarbiasa mendengarkan musik untuk kesehatan, baik fisik maupun mental

[Medical Disclaimer]

Advertisement

Bagikan yang bermanfaat kepada rekan dan kerabat dekat Anda dengan tombol berikut :

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *