Manfaat Kunyit Putih untuk Kesehatan

manfaat kunyit putihNegara Kita ini sangat kaya sekali akan rempah-rempah, termasuk  tanaman kunyit yang  oleh masyarakat telah digunakan sebagai obat tradisional dan perawatan kecantikan selama berabad-abad. Selain kunyit pada umumnya yang berwarna oranye (Curcuma Longa), juga dikenal kunyit putih (Curcuma zedoria) yang dikenal dapat mengobati kanker dan banyak penyakit medis lainnya.  Karena manfaat khasiat yang luarbiasa ini, kunyit putih kini sudah bisa didapatkan dalam bentuk produk erbal seperti kapsul, ekstrak, dan pati kunyit putih. Kunyit putih dikenal dengan sebutan, kunyit putih dan kunir putih di  wilayah Jawa.

Advertisement

Kunyit putih merupakan tumbuhan yang memiliki rimpang yang berbentuk spesifik dan secara fisik dapat dibedakan dari rimpang tanaman kunyit biasa (curcuma longa) yaitu berwarna cokelat atau putih kehijau-hijauan agak mirip dengan temu mangga. Rimpang Curcuma zedoria mengandung senyawa aktif seperti kurkuminoid dan minyak atsiri, mempunyai ciri lain yaitu bau aromatik yang khas, rasa yang agak pahit, rasanya agak pedas dan dapat bekerja sebagai astringen atau zat yang bekerja lokal dengan mengkoagulasi protein namun daya penetrasinya kecil sehingga hanya mempengaeruhi permukaan sel.

Kunyit putih (Curcuma zedoria) bisa tumbuh hingga lebih dari 2 meter. Memiliki batang yang berbentuk rimpang bercabang di bawah tanah, dengan kulit berwarna coklat muda dengan bagian dalam yang berwarna putih atau putih kebiruan, berbentuk bulat-bulat berbuku dan berbau aromatik. Berdaun tunggal dan berpelepah yang membentuk batang semu berwarna hijau coklat tua, berbentuk memanjang lanset,  ujung meruncing, berambut tidak nyata, berwarna hijau atau hijau dengan bercak coklat ungu dibagian tulang pangkal daun.

Kandungan dan manfaat Kunyit Putih untuk kesehatan

Kunyit putih mengandung tianin, pati, kurkumin, minyak atsiri, gula, saponin, resin, flavonoid, hingga protein beracun yang berkemampuan menghambat pertumbuhan sel kanker. Rasa Kunyit putih agak pedas, hangat, dan memiliki bau yang aromatik.

Kunyit putih memiliki beberapa khasiat antara lain sebagai antikanker, anti peradangan, melancarkan aliran darah, tonik pada saluran cerna, peluruh menstruasi dan peluruh kentut.

Selain itu, ia juga berkhasiat untuk membantu mengobati luka memar, luka gores, keseleo, bisul, pembengkakan, rematik, pegal linu, memulihkan tenaga sehabis melahirkan, menambah nafsu makan, mengatasi gejala maag, menghilangkan bau nafas, anti kembung, mengurangi lemak perut, pencahar, mengusir cacingan, ambeien, demam, TBC, asma, radang saluran nafas (bronchitis), mencegah pembengkakan limpa, sebagai antipiretik(anti demam), anti toksik(anti racun), menurunkan kolesterol, dan mencegah kanker servik . Kunyit putih juga bertindak sebagai antiinflamasi, analgesik, antimikroba dan antikanker.

Baca juga:  Manfaat Sayur Pakis muda(fiddlehead) untuk Kesehatan

Sebagai antikanker

Rimpang kunyit putih berkhasiat sebagai anti kanker, karena mengandung kurkumin. Selain itu ia juga memiliki kandungan RIP (Ribosome Inacting Protein), zat antikurkumin, dan zat antioksidan . Zat yang disebut RIP ini dapat menonaktifkan pertumbuhan sel kanker, dan meluruhkan sel kanker tanpa merusak jaringan sehat disekitarnya plus menghentikan pertumbuhannya.

Cara kerja kunyit putih yang bisa menekan pertumbuhan sel kanker adalah karena sifatnya yang anti neoplastik sehingga merusak pembentukan ribosoma pada sel-sel kanker dan jaringan liar dengan cara meningkatkan pembentukan jaringan fibroblast yang ada di sekeliling jaringan kanker; kemudian membentuk lapisan limfosit dalam sel-sel jaringan kanker dan membungkusnya sehingga sel kanker tidak bisa  berkembang dan akhirnya akan mati sehingga tidak membahayakan lagi.

Manfaat antioksidan

Zat antioksidan yang berasal dari minyak atsiri kunyit putih terdiri dari curcumol dan curdione, bermanfaat mencegah kerusakan gen dan anti radikal bebas yang juga berpotensi merusak sel dan menyebabkan kanker. Selain itu zat antikurkumin dalam kunyit putih berkhasiat sebagai zat antiradang. Selain itu, rimpang juga memiliki kandungan sesquiterpen yang bertindak sebagai antiradang.

Anti Bakteri

Kunyit putih mengandung Senyawa seperti kurkumin, flavonoid, dan saponin yang memiliki khasiat sebagai antibakteri.

Cara Penggunaan Kunyit Putih

Pemanfaat rimpang kunyit putih untuk obat secara tradisional bisa dengan cara direbus atau diseduh dengan air panas. Namun saat ini sudah dikembangkan dalam bentuk modern agar lebih praktis, seperti dibuat kapsul ekstrak kunyit putih atau dalam bentuk ekstrak seduh.

Rimpang kunyit putih memiliki rasa yang pahit dan agak gatal diteggorokan, sehingga untuk menghindari rasa yang tidak nyaman tersebut bisa dikonsumsi dalam bentuk kapsul atau bisa ditambah dengan bahan lain seperti madu untuk memberikan rasa manis.

Dosis yang disarankan : 

  • 1 sendok teh datar bubuk kunyit putih yang diseduh dengan air panas 1/2 gelas, diendapkan dan di minum hanya airnya saja.
  • Selain itu juga bisa direbus dan diambil airnya dengan cara: ambil 3 potong rimpang , dikupas, dibersihkan, di potong-potong, lalu direbus dengan 2 gelas air sampai tinggal 1 gelas. Setelah dingin ambil airnya saja untuk diminum.

Untuk Pencegahan diminum 1 kali sehari sebelum tidur malam. Untuk pengobatan diambil 3 kali sehari (pagi, siang, dan sore).

 

Efek samping

  • Dosis yang tepat obat bisa menjadi obat, namun jika  jika berlebih bisa menjadi racun.
  • Wanita hamil harus berhati-hati karena kunyit putih dapat menyebabkan keguguran

[Medical Disclaimer]

Advertisement

Bagikan yang bermanfaat kepada rekan dan kerabat dekat Anda dengan tombol berikut :

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *