Manfaat tanaman Kumis Kucing untuk Kesehatan

Manfaat kumis kucing untuk kesehatanKumis kucing merupakan tanaman herbal yang memiliki bunga yang berambut menjuntai menyerupai kumis kucing. Tanaman herbal ini banyak tumbuh terutama di negara Asia Tenggara seperti China, Thailand, Taiwan, Indonesia, dan Filipina. Untuk daerah lain juga ditemui di Australia, Fiji dan Samoa. Di pasar herbal, kumis kucing populer dikenal dengan sebutan Java Tea. Botani tanaman ini adalah  Orthosiphon aristatus, dan masih sekeluarga dengan tanaman mint. Herbal ini populer diberbagai negara dan dengan banyak sebutan termasuk kidney plant, kidney tea di India, java tea, Kabling parang, Mao xu cao, pokok misai kucing dan Yaa-nuat-maeo.

Advertisement

Kumis kucing adalah tanaman semak yang berdiri tegak dengan daun yang berwarna hijau yang terlihat berpasangan, batang berwarna coklat kemerahan dan bunga berbentuk pagoda berwarna putih (kadang-kadang ungu) yang diwarnai dengan benang sari yang terlihat seperti kumis seekor kucing. Tanaman ini bisa hidup di tempat yang memiliki pengairan yang baik dan bahkan dapat bertahan hidup walaupun kekeringan.

Kumis kucing mengandung senyawa termasuk sitosterol beta, asam ursolat, hedargenin, asam glikolat, methylripariochromene A, flavonoid bio, asam oleanolic dan kalium. Ia memiliki sifat-sifat obat sebagai anti oksidan, anti inflamasi, diuretik, antispasmodic, antimikroba dan antijamur.

Berikut ini adalah bebeberapa manfaat kumis kucing bagi kesehatan dan cara membuat ramuannya

Mengobati Tekanan Darah Tinggi

Senyawa kimia yang terkandung dalam kumis kucing bisa membantu mengurangi tingkat tekanan darah. Beberapa orang percaya bahwa anti oksidan dan antiinflamasi adalah manfaat yang didapat dari mengkonsumsi herbal ini. Methylripariochromene adalah senyawa kimia yang terkandung dalam kumis kucing diketahui menurunkan tekanan darah sistolik pada obyek tikus. Baca juga : Bawang putih untuk darah tinggi

Mengatasi Gangguan ginjal

Kumis kucing juga populer disebut sebagai tanaman ginjal, mungkin karena memiliki manfaat untuk merawat  ginjal. Di pulau Jawa, tisane yang dibuat menggunakan daun kumis kucing dipercaya secara efektif dapat mengikis batu ginjal. Manfaat ini juga telah terbukti dalam beberapa studi klinis.Herbal kumis kucing banyak digunakan untuk mengobati infeksi ginjal akut dan kronis, infeksi kandung kemih, infeksi saluran kemih, sering buang air kecil dan batu kandung kemih.

Baca juga:  Jenis Teh Terbaik yang paling tinggi manfaatnya bagi Kesehatan

Diabetes

Studi juga menunjukkan bahwa kumis kucing dapat digunakan dalam jangka waktu enam bulan untuk mengurangi kadar gula darah pada pasien menderita diabetes tipe 2. Dalam sebuah penelitian pada tikus normal dan diabetes, ditemukan bahwa kumis kucing secara signifikan dapat menurunkan kadar glukosa plasma selama tes toleransi glukosa oral.

Manfaat lainnya

Kumis kucing  juga berhubungan dengan pengobatan kondisi seperti gout(radang sendi akibat asam urat), selulit, arthritis(rematik), dan batuk.

Takaran

Untuk membuat teh herbal kumis kucing, ambil daun yang masih segar dan empat cangkir air lalu semua direbus hingga menyisakan 1 cangkir. Setelah itu biarkan dingin kira-kira selama lima belas menit sebelum diminum. Setengah cangkir teh Java atau teh kumis kucing ini dapat diminum untuk tiga kali sehari.

Efek samping

Diduga bisa menimbulkan reaksi alergi tetapi belum terbukti. Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan kadar natrium yang rendah dalam tubuh. Selain itu, bagi wanita hamil hindari minum ramuan kumis kucing.

[Medical Disclaimer]

Advertisement

Bagikan yang bermanfaat kepada rekan dan kerabat dekat Anda dengan tombol berikut :

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *