Top Makanan yang dapat Membantu Mengatasi Alergi

Makanan untuk mengatasi alergiAlergi merupakan salah satu alasan utama kenapa orang-orang harus mendatangi dokter. Alergi adalah reaksi buruk oleh sistem kekebalan tubuh terhadap zat yang sebenarnya tidak bermasalah bagi orang lain. Setiap zat yang memicu reaksi alergi disebut dengan alergen. Beberapa alergen yang umum seperti serbuk sari, tungau, debu, spora, bulu hewan, getah, zat tertentu dari makanan, sengatan serangga dan obat-obatan tertentu.

Advertisement

Reaksi alergi ini bisa mempengaruhi hidung, paru-paru, tenggorokan, sinus, telinga, lapisan perut, hingga kulit. Gejalanya bisa bermacam-macam dari ringan hingga cukup berat tergantung dari alergen, termasuk seperti hidung meler, bersin-bersin, gatal, mata berair, mata merah, mengi, gatal-gatal, kulit bentol-bentol, kulit mengelupas, ruam pada kulit, sesak napas, hingga terjadi pembengkakan dan asma.

Ada beberapa cara untuk mengobati alergi, dan jika Anda rentan terhadap alergi, Anda bisa menyertakan beberapa makanan super anti alergi berikut kedalam diet Anda untuk mencegah serta mengatasinya.

Berikut  ini  makanan-makananyang baik untuk membantu mencegah reaksi alergi.

Buah Apel

Makan 1 buah apel setiap hari akan menjaga sistem kekebalan tubuh Anda sehat dan dapat mencegah alergi kambuh. Apel kaya akan senyawa yang disebut quercetin, yaitu bentuk dari flavonoid yang dikenal efektif melindungi dari reaksi alergi. Quercetin bertindak menstabilkan membran sel sehingga mencegah pelepasan kelebihan histamin dalam tubuh Anda.

Pastikan untuk makan apel organik, bisa di-iris iris untuk dimakan bersama oatmeal atau salad buah. Segelas jus apel juga bisa menjadi pilihan yang baik.

Kunyit

Kunyit merupakan rempah yang ampuh untuk mencegah alergi. Hal ini karena kunyit menyediakan zat curcumin aktif, yaitu antioksidan kuat dan merupakan senyawa anti inflamasi yang membantu melawan alergi. Kunyit juga bertindak sebagai dekongestan yang dapat meredakan beberapa gejala reaksi alergi.

Campurkan 1 sendok teh bubuk kunyit kedalam segelas susu panas dan di minum sehari sekali. Anda juga bisa memasukkan kunyit kedalam resewp masakan Anda. Atau Anda juga bisa mengambil suplemen kunyit setelah konsultasi dengan dokter.

Bawang putih

Bawang putih adalah rempah super anti alergi lain yang bisa Anda masukkan kedalam diet Anda. Ia memiliki kemampuan untuk menghambat aktivitas enzim tertentu yang menghasilkan senyawa peradangan di dalam tubuh, sehingga dapat membantu mencegah reaksi alergi.

Bawang juga bertindak sebagai anti inflamasi, antibiotik, antioksidan dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Makan 1-2 siung bawang putih mentah setiap hari sesudah makan dapat membantu memerangi alergi. Anda juga bisa memilih suplemen bawang putih, namun setelah konsultasi dengan dokter.

Lemon

Lemon adalah salah satu buah yang dapat meningkatkan sistem imun menjadi lebih baik sehingga dapat mencegah alergi. Vitamin C dan antioksidan lain dalam lemon juga bekerja sebagai antitoksin dan membantu menjaga kondisi basa tubuh Anda.

Minum air lemon setiap hari untuk mendetoksifikasi tubuh, serta untuk menyingkirkan racun dan kotoran. Pilihan lainnya adalah dengan mencampur jus lemon dengan minyak zaitun untuk membuat saus sehat untuk salad .

Baca juga:  Top Makanan sehat Berserat Tinggi terbaik

Ikan Salmon

Salmon adalah ikan air dingin yang tinggi mengandung asam lemak omega 3, yaitu DHA dan EPA. Asam lemak ini bertindak sebagai anti peradangan yang sangat baik , sehingga dengan demikian membantu untuk menenangkan alergi Anda. Salmon juga dapat meningkatkan fungsi paru-paru, sehingga mengurangi intensitas gejala alergi seperti asma, hidung mampet, dan gejala seperti flu.

Makan dua porsi salmon setiap minggu dan ditingkatkan sebanyak tiga bagian selama musim alergi. Bersama dengan salmon, Anda juga bisa menyertakan ikan lain seperti makarel, trout, herring, dan sarden.

Teh Hijau

Penderita alergi perlu untuk menambahkan teh hijau kedalam diet mereka, karena bermanfaat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan dapat mencegah reaksi alergi.

Dalam sebuah penelitian yang diselenggarakan pada tahun 2002, para peneliti di Universitas Kyushu di Fukuok menyimpulkan bahwa senyawa yang diketahui sebagai metilasi epigallocatechin gallate (EGCG) dalam teh hijau dapat memblokir reseptor sel kunci yang terlibat menghasilkan respon alergi. Teh hijau juga mengandung antioksidan, zat anti inflamasi dan sifat anti histamin.

Minumlah 2 cangkir teh hijau setiap hari, dan agar membuat teh bisa menjadi lebih efektif, tambahkan madu dan lemon.

Ubi jalar

Ubi jalar merupakan makanan yang paling banyak mengandung beta karoten. Ditambah dengan kalium, mangan dan vitamin B6, semuanya secara bersama akan membantu menyembuhkan peradangan dalam tubuh.

Hal ini juga mengandung protein unik yang mengandung sifat antioksidan, plus vitamin C yang meningkatkan kekebalan tubuh serta antihistamin.

Makan 1/2 cangkir ubi jalar rebus secara teratur dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda dan mencegah alergi.

Rimpang Jahe

Jahe memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan, juga merupakan rempah anti alergi yang kuat. Bahkan jahe bisa bekerja lebih baik daripada obat antihistamin yang biasa digunakan untuk menghentikan peradangan.

Jahe juga menghambat kontraksi saluran pernafasan dan merangsang sekresi lendir, yang membantu mencegah dan meringankan gejala asma.

Anda bisa minum 2 cangkir air jahe hangat setiap hari, yang dibuat dengan beberapa iris jahe dan air hangat untuk kesehatan yang baik. Jika Anda ingin mengambil suplemen jahe, konsultasikan dulu dengan dokter.

Sawi-sawian

Sawi-sawian juga dapat membantu mencegah reaksi alergi. Sayuran hijau ini mengandung fitikimia yang disebut dengan karotenoid, dan telah dikenal dapat mengurangi reaksi alergi.

Selain itu, sawi merupakan sumber vitamin C  dan bersama dengan nutrisi penting lainnya akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda.

Sayuran yang berwarna gelap memiliki tingkat karotenoid yang tinggi.

Catatan :

Makanan atau bahan diatas secara umum terbaik sebagai makanan anti alergi, namun jika Anda mengetahui jusru alergi, sebaiknya tidak dikonsumsi.

[Medical Disclaimer]

Advertisement

Bagikan yang bermanfaat kepada rekan dan kerabat dekat Anda dengan tombol berikut :

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *