Makanan terbaik untuk Ibu Menyusui

Makanan ibu menyusuiMengkonsumsi makanan yang sehat bagi ibu selama hamil sangatlah penting untuk pertumbuhan awal bayi yang sehat, dan tetap menjaga makanan setelah melahirkan juga sama pentingnya.
Makana sehat bagi ibu setelah melahirkan tidak hanya akan membantu mengembalikan berat badan pasca-kehamilan, tetapi juga dapat membantu mempertahankan kekuatan dan energi untuk merawat bayi.

Advertisement

Pentingnya ASI untuk  bayi dan makanan pada gizi untuk ibu menyusui

ASI adalah makanan esensial yang akan memberikan seluruh kebutuhan bayi, bahkan juga sangat bermanfaat bagi sang Ibu. Namun jika Anda tidak mendapatkan nutrisi yang Anda butuhkan saat menyusui, maka tubuh Anda akan mengambil nutrisi cadangan untuk membuat ASI yang kaya nutrisi. Hal ini tentu saja bisa mengakibatkan kekurangan vitamin dan mineral bagi sang ibu. Memberikan ASI eksklusif untuk bayi adalah 9 bulan, tapi sejak bayi menginjak usia 6 bulan jangan lupa diperkenalkan dengan makanan pendamping ASI.

Seorang ibu yang menyusui membutuhkan lebih banyak nutrisi dan vitamin tertentu, termasuk protein dan karbohidrat, vitamin A, C,  E;  vitamin B,  yodium, selenium dan seng. Multivitamin atau suplemen tidak dapat menjadi pengganti dari makanan – makanan yang sehat. Baca juga : Bolehkah Buah Durian Untuk Ibu Menyusui

Ibu yang menyusui juga memiliki kebutuhan kalori yang lebih tinggi. Seorang ibu menyusui akan membakar sekitar 500 kalori tambahan per hari untuk memproduksi susu untuk bayinya. Anda bisa memperoleh kalori ini pada makanan makanan ringan, atau makanan harian yang padat gizi diatas porsi  rata – rata. Jadi mungkin tidak akan menjadi baik jika Ibu menyusui masih menghitung kalori.

Supaya bayi Anda mendapatkan nutrisi yang tepat, penting untuk memasukkan makanan terbaik untuk ibu menyusui berikut :

Beragam makanan sehat

Makan  berbagai macam makanan sehat adalah kunci untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk Anda dan bayi Anda yang menyusu ASI Anda. Buah-buahan dan sayuran, makanan berkarbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, semuanya Anda butuhkan setiap hari. Diet yang mencakup beragam makanan sehat juga meningkatkan kemungkinan bagi bayi Anda nanti akan bersedia mengkonsumsi seperti apa yang ibunya makan. Jadi pastikan Anda telah mendapatkan banyak vitamin dari sayuran dan buah-buahan, karbohidrat, lemak baik (misalnya dari buah alpukat), protein, dan probiotik.

Baca juga:  Top Makanan sehat Berserat Tinggi terbaik

Susu Rendah lemak

Produk susu seperti susu, keju dan yogurt cukup penting untuk dimasukkan kedalam diet ibu terutama akan kalsiumnya. Jika Ibu menyusui tidak mendapatkan cukup kalsium,maka tubuh akan mengambilnya tubuh Ibu sendiri untuk memastikan bayi cukup mendapatkan asupan kalsium.Kekurangan kalsium pada wanita bisa menyebabkan osteoporosis saat mulai memasuki usia. Produk susu juga merupakan sumber yang kaya akan vitamin, protein, yodium dan vitamin B, yang sangat diperlukan saat ibu menyusui.

Telur

Selain Kolin, telur merupakan sumber yodium yang sangat baik. Telur juga akan membantu ibu saat masa menyusui memenuhi kebutuhan protein dan selenium. 1 butir telur perhari atau 7 butir perminggu masih bisa aman jika diet rendah lemak.

Daging sapi tanpa lemak

Ibu yang menyusui membutuhkan hampir dua kali protein dari kebutuhan rata-rata wanita. Sumber protein yang paling baik  adalah daging sapi tanpa lemak. Selain sumber protein tinggi, daging sapi juga mengandung seng, selenium, zat besi, dan beberapa vitamin B.

Sayuran berdaun hijau

Seperti daging sapi tanpa lemak, sayuran juga mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan bagi ibu menyusui. Sayuran hijau seperti kangkung, sawi, lobak swiss, dan bayam merupakan sumber vitamin A, C dan E, serta banyak vitamin B.

 Ikan berlemak

Ikan berlemak seperti salmon, tuna, sarden dan makarel mengandung asam omega-3, yang dibutuhkan untuk perkembangan otak bayi yang sehat. Karena komposisi lemak yang terkandung dalam ASI dipengaruhi oleh diet sang ibu, maka makan omega-3 secara langsung akan mempengaruhi ASI. Hal ini membuatnya sangat penting untuk memasukkan omega 3 kedalam makanan ibu saat menyusui.

Air

Saat ibu menyusui, maka otomatis kebutuhan cairan mereka juga meningkat. Meningkatkan asupan cairan adalah penting untuk dapat memproduksi ASI dalam jumlah yang cukup. Saran umum untuk ibu menyusui adalah minum segelas air setiap kali menyusui. Namun jauhi minuman ringan dan minuman manis lainnya karena hanya menyediakan kalori kosong yang menggantikan kalori yang berkualitas tinggi yang bisa didapatkan dari makanan nyata.

[Medical Disclaimer]

Advertisement

Bagikan yang bermanfaat kepada rekan dan kerabat dekat Anda dengan tombol berikut :

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *