Inilah Top Makanan Penurun tekanan Darah Tinggi

Makanan penurun darah tinggiTekanan darah tinggi atau juga yang dikenal dengan hipertensi merupakan faktor risiko terbesar dari serangan jantung dan stroke. Tekanan darah dengan pengukuran 140/90 mm ​​Hg sudah dianggap sebagai tekanan darah tinggi, dan dalam kebanyakan kasus tidak menimbulkan gejala yang terlalu kentara. Nah inilah mengapa hipertensi diluar sana mendapat julukan yang cukup menakutkan yaitu silent killer.

Advertisement

Banyak faktor yang mempengaruhi tekanan darah tinggi, termasuk usia, keturunan, stres, obesitas, gaya hidup,  merok*k, dan konsumsi natrium berlebih terutama dari garam. Dengan mengelola dan mengendalikan faktor risiko ini, kita dapat menjaga tekanan darah supaya stabil. Dan mengkonsusi makanan yang sehat yang kaya akan  antioksidan dan rendah lemak jenuh bisa membantu mengendalikan hipertensi.
Selain menjaga gaya hidup sehat dan mengkonsumsi makanan tertentu, pastikan juga untuk mengambil obat tekanan darah sesuai anjuran dokter dan secara teratur memonitor tekanan darah Anda.

Berikut adalah Top 10 makanan sehat Penurun tekanan darah tinggi.

Jeruk Lemon

Lemon merupakan jenis dari buah jeruk yang populer dan dapat membantu mengatur tekanan darah tinggi. Kandungan vitamin C lemon membantu menetralisir efek berbahaya dari radikal bebas sebagai zat antioksidan., yang pada gilirannya membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan mengurangi kolesterol tinggi, dan meningkatkan kesehatan jantung secara keseluruhan. Selain itu, lemon juga tinggi kalium yang bermanfaat membantu menurunkan tekanan darah dengan cara mengurangi dampak dari natrium.

Menurut sebuah studi pada tahun 2014 yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition and Metabolism, mengkonsumsi lemon secara teratur memiliki efek penurun tekanan darah sistolik.

Minum secangkir air hangat dengan perasan air 1/2 bagian lemon setiap pagi dengan perut masih kosong, jangan menambahkan garam atau kalau perlu tanpa gula.

Bawang putih

Bawang putih menawarkan manfaat penurun tekanan darah. hal ini karena bawang putih bisa membantu pembuluh darah lentur dengan merangsang pembentukan oksida nitrat, yang pada akhirnya menurunkan tekanan darah  terutama tekanan darah sistolik.

Bawang putih lanang juga bisa membantu meningkatkan aliran darah, menurunkan kolesterol dan mencegah penyakit jantung.

2-3 siung bawang putih mentah bisa dimakan setiap hari, atau bisa juga mengambil suplemen bawang putih setelah berkonsultasi dengan dokter Anda.

Buah Pisang

Makan 1- 2 buah pisang dalam sehari bisa membantu menurunkan tekanan darah. Hal ini karena pisang mengandung kalium yang tinggi yang membantu mengurangi efek natrium, sehingga pada akhirnya mengatur tekanan darah. Bahkan, rutin mengkonsumsi makanan kaya kalium bisa mengurangi risiko stroke dan mencegah penyakit jantung.

Menurut sebuah studi yang dilakukan tahun 2005 yang diterbitkan dalam jurnal Heart Association’s journal Hypertension, mengingkatkan asupan makanan yang tinggi kalium memiliki efek yang sama seperti kalium klorida pada tekanan darah, yang membantu untuk menurunkan tekanan darah.

Anda bisa mencampur potongan pisang Ambon yang manis dan legit ke dalam sereal atau oatmeal untuk sarapan, atau mengkonsumsi langsung setiap hari sebagai camilan sehat,

Minyak Zaitun Extra Virgin

Minyak zaitun extra virgin mengandung zat antioksidan yang disebut dengan polifenol, yang dapat membantu mengurangi tekanan darah tinggi dan kolesterol buruk. Selain itu, minyak zaitun mengandung asam lemak tak jenuh tunggal yang membantu meningkatkan kesehatan jantung.

Baca juga:  Top 10 Manfaat Sayur Kale Bagi Kesehatan Tubuh

Makanlah beberapa sendok makan minyak zaitun extra virgin setiap hari. Anda bisa mencampurkannya kedalam salad sehat atau sebagai dip.

Buah Tomat

Buah tomat mengandung sentawa istimewa yang disebut lycopene, plus karotenoid yang memiliki efek antioksidan yang membantu melawan radikal bebas, menurunkan risiko penyakit jantung, dan menurunkan tekanan darah tinggi. Dalam sebuah studi tahun2011 yang diterbitkan di jurnal Maturitas, lycopene mengurangi efek tekanan darah sistolik secara signifikan.

Sebuah studi 2006 yang dipublikasikan dalam American Heart Journal juga menemukan bahwa mengkonsumsi rutin 250mg ekstrak tomat membantu menurunkan tekanan darah, baik sistolik dan diastolik.

Bluberi

Buah bluberi kaya akan flavonoid yang disebut dengan antosianin yang membantu mencegah hipertensi. Selain itu, antioksidan lain yang banyak ditemukan dalam buah ini membantu meningkatkan dan mempertahankan fleksibilitas arteri, sehingga membantu mengontrol tekanan darah.

Beet root

Menurut sebuah studi yang dilakukan pada tahu 2010 oleh para peneliti di Queen Mary University di London Inggris, kandungan nitrat dari jus beetroot membantu menurunkan tekanan darah.

Nitrat dalam beet akan diubah menjadi nitrit dan kemudian menjadi gas yang disebut dengan nitric oxide, yang membantu melebarkan arteri dan menurunkan tekanan darah. Juga aknhirnya mengurangi risiko stroke, serangan jantung dan masalah kardiovaskular lainnya.

Minum segelas jus bit setiap hari bisa mengatur tekanan darah.

Bayam

Bayam mengandung folat, nitrat, kalium, magnesium dan antioksidan yang bermanfaat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Sebuah studi 2013 yang diterbitkan dalam jurnal Nitric Oxide People menunjukkan bahwa sayuran yang kaya akan nitrat seperti bayam dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan dapat meningkatkan kesehatan jantung.

Seledri

Seledri mengandung fitokimia yang disebut dengan 3N-butylphthalide yang memiliki efek menenangkan jaringan dinding arteri, sehingga akan meningkatkan aliran darah dan mengurangi tekanan darah. Selain itu, magnesium dan kalium dalam seledri juga bermanfaat mengatur tekanan darah.

Menurut sebuah studi pada tahun 2013 yang diterbitkan di sebuah jurnal “Journal of Medicinal Food”, ekstrak biji seledri memiliki sifat anti tekanan darah tinggi yang dapat membantu pengobatan hipertensi kronis.

Untuk mendapatkan manfaat menurunkan tekanan darah dari seledri, tambahkan 4 batang daun seledri ke dalam salad  atau sup Anda.

Ubi jalar Ungu

Ubi jalar kaya akan fitokimia yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Selain itu, kentang merupakan makanan yang banyak mengandung kalium dan magnesium, yaitu dua jenis mineral yang dapat melawan hipertensi.

Ubi jalar terutama yang berwarna ungu membantu mengurangi tekanan darah pada orang yang memiliki hipertensi baik sistolik dan diastolik.

Sebaiknya dikonsumsi setelah direbus, bukan digoreng atau ditambahkan mentega atau margarin.

Tekanan darah tinggi, seperti yang sudah ditulis diatas seringkali tanpa gejala. Dengan demikian sebaiknya rutin memeriksa tekanan darah meskipun sudah mengkonsumsi makanan-makanan tersebut diatas – serta berkonsultas ke dokter untuk mendapat pengobatan medis yang tepat.

[Medical Disclaimer]

Advertisement

Bagikan yang bermanfaat kepada rekan dan kerabat dekat Anda dengan tombol berikut :

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *