Kandungan Nutrisi dan Kolesterol dari Telur Puyuh

Kandungan nutrisi dan kolesterol telur puyuh

Gambar: Telur puyuh

Advertisement

Kandungan Koesterol telur puyuh lebih tinggi dari telur ayam?… Banyak kekhawatiran tentang kandungan kolesterol yang tinggi pada telur puyuh, dan sepertinya itu memang cukup beralasan. Hal ini karena telur puyuh memang mengandung kadar lemak jenuh yang sangat  tinggi, yaitu sekitar 16 gram perbutirnya. Tapi, telur yang berukuran imut ini juga kaya akan nutrisi, terutama protein, kolin, vitamin A, Zat besi dan selenium. Vitamin A sangat penting untuk kesehatan mata dan mempercepat kesembuhan dari infeksi, kolin penting terutama untuk pengembangan otak pada janin,  protein untuk membangun otot, sementara zat besi penting untuk pembentukan  sel darah merah.

Menurut Wikipedia, Telur burung seringkali mereka dimakan mentah bersama sushi, dan banyak ditemukan pada menu makan siang di Jepang. Di Kolombia, telur burung puyuh di rebus dan digunakan untuk bahan pelengkap masakan hot dog dan hamburger. Di Filipina, telur burung puyuh yang direbus dan dicelup dengan saus lalu digoreng dengan banyak minyak adalah jajanan lokal yang populer.

Sementara itu telur puyuh juga merupakan komoditas yang mahal di beberapa belahan dunia seperti AS. Telur unggas yang satu ini memang lebih tinggi di beberapa nutrisi dari telur ayam, namun ia juga lebih tinggi lemak jenuh – sehingga perlu dibatasi agar tidak menyebabkan kelebihan kolesterol dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular termasuk jantung koroner.

Berikut tentang telur burung puyuh, kandungan nutrisi, kolesterol, dan manfaatnya untuk kesehatan

Kalori dan makronutrisi

Telur puyuh sebenarnya rendah kalori. Lima butir telur hanya mengandung 71 kalori – atau hanya 4 persen dari asupan kalori harian yang disarankan dalam diet standar 2.000 kalori. Hal ini kira-kira sama dengan satu buah telur ayam berukuran besar. Setiap porsi 5 butir telur puyuh memberikan 6 gram protein untuk mendukung kesehatan otot,  kulit dan rambut. Telur puyuh juga mengandung lemak, yaitu 5 gram lemak dan diantaranya ada 1,6 gram lemak jenuh untuk tiap porsi 5 butir telur. Karena lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol darah, dan bisa berkontribusi pada penyakit jantung – maka Anda harus makan telur puyuh dalam jumlah yang dibatasi.

Kolin dan Vitamin A

Menambahkan telur puyuh kedalam diet Anda akan meningkatkan asupan kebutuhan vitamin A, serta kolin Anda. Tubuh Kita bergantung pada kolin untuk membantu menjaga membran sel tetap sehat dan untuk mendukung fungsi sistem saraf. Vitamin A memiliki sejumlah manfaat kesehatan, termasuk meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dan penglihatan yang sehat. Setiap porsi 5 butir telur puyuh menyediakan 119 miligram kolin dan 244iu vitamin A. Hal ini juga menyediakan 22% kolin dan 8 % dari vitamin A dari total asupan harian yang disarankan untuk untuk pria, serta 28% dan 10% dari kolin dan vitamin A untuk wanita menurut Institute of Medicine. Kesimpulannya, telur puyuh bisa memberikan Anda vitamin A dan Kolin yang cukup tinggi.

Baca juga:  Fakta Gizi dan Manfaat Kacang Hitam untuk Kesehatan

Baca juga : 5 Jenis Makanan Penurun Kolesterol Efektif

Zat Besi dan Selenium

Telur puyuh juga merupakan sumber beberapa mineral penting yang cukup baik. Hal ini kaya akan selenium dan menawarkan zat besi lebih banyak daripada telur ayam. Zat besi memungkinkan tubuh kita untuk membuat adenosine triphosphate – senyawa kimia yang berfungsi sebagai bahan bakar untuk fungsi sel sehari-hari.  Sementara selenium beroeran mengaktifkan enzim yang diperlukan untuk fungsi  tiroid .

Tubuh Kita juga bergantung pada zat besi untuk fungsi sel darah merah dan  selenium untuk metabolisme otot dan memelihara pembuluh darah. Setiap porsi 5 butir telur puyuh menyediakan  1,6 miligram zat besi, 20 persen dan 9% dari asupan harian masing-masing yang disarankan untuk pria dan wanita. Telur puyuh juga mengandung sekitar 26% asupan selenium harian yang disarankan menurut Institute of Medicine. Sebutir telur ayam berukuran besar hanya mengandung 0,9 miligram zat besi.

Kadar Kolesterol

Sayangnya, telur puyuh juga memiliki kandungan kolesterol yang lebih tinggi daripada telur ayam biasa; yang setiap porsi 5 butirnya bahkan bisa meningkatkan asupan kolesterol Anda hingga 380 miligram!. Hal ini lebih bahkan melebihi batas yang telah ditetapkan bagi kebanyakan orang yaitu 300 miligram – ini hampir dua kali untuk batas harian yang dianjurkan bagi orang dengan kolesterol tinggi, atau penyakit jantung menurut American Heart Association.

Kolesterol dalam telur puyuh dapat meningkatkan kolesterol darah Anda, terutama jika Anda sensitif terhadap kolesterol dari diet. Konsumsi telur puyuh dengan cara dimoderasi atau dibatasi untuk menghindari kelebihan asupan kolesterol harian Anda.

Referensi:

  1. Pauling insitute – Cholin
  2. Allen School of Health Sciences – The Truth About Eggs
  3. USDA.GOV –  Egg, Quail, Whole, Raw, Fresh

[Medical Disclaimer]

Advertisement

Bagikan yang bermanfaat kepada rekan dan kerabat dekat Anda dengan tombol berikut :

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *