Gejala Kanker Otak Ringan dan Stadium awal

Gejala kanker otakMungkin untuk pertamakali yang perlu diketahui sebelum membaca artikel ini adalah beda kanker dan tumor. Tumor adalah bentuk, artinya bisa merupakan kumpulan atau massa sel-sel yang abnormal, sedangkan kanker adalah tumor yang bersifat ganas. Jadi, tumor otak bisa ganas (kanker) dan jinak(non kanker). Dan jika tumor ini tumbuh diotak maka disebut dengan tumor otak, dan ketika ganas, kanker otak dapat menyebabkan penekanan pada otak,menyebabkan kerusakan dan bisa membahayakan. Baca juga : Manfaat Bawang Merah untuk Kesehatan

Advertisement

Gejala, Faktor resiko, diagnosa, dan pengobatan tumor/kanker otak

Tumor otak dikategorikan menjadi dua, yaitu tumor otak primer dan sekunder. Tumor otak primer berasal dari otak itu sendiri, dan kebanyakan bersifat non-kanker atau jinak. Sementara tumor otak sekunder(juga dikenal sebagai tumor otak metastatik), terjadi ketika sel-sel kanker yang telah terjadi ditempat lain seperti paru-paru, p*yud*ra dll menyebar sampai ke otak.

Tumor otak primer

Tumor otak primer bisa berkembang dari  :

  • sel otak
  • membran yang mengelilingi otak yang disebut meninges
  • sel-sel saraf
  • kelenjar

Tumor primer bisa bersifat jinak atau kanker. Pada kasus orang dewasa, jenis yang paling umum adalah glioma dan meningioma. Glioma adalah tumor yang berkembang dari sel-sel glial, yang mendukung struktur sistem saraf pusat, memberikan nutrisi ke sistem saraf pusat , membersihkan limbah sel, dan memecah neuron yang mati. Jenis-jenis tumor ini adalah astrositoma(seringkali  jinak), meningioma, dan schwannomas.
Kebanyakan meningioma dan schwannomas terjadi antara usia 40 dan 70 dan lebih sering terjadi pada wanita. Schwannomas sama-sama bisa terjadi pada pria dan wanita. Tumor ini biasanya jinak, tetapi dapat menyebabkan masalah karena ukuran dan lokasinya. Kanker meningioma dan schwannomas bisa sangat agresif. Masih banyak jenis tumor otak primer lainnya, termasuk tumor hipofisis, tumor kelenjar pineal, ependymomas, craniopharyngiomas, dll.

Tumor Otak sekunder

Tumor otak sekunder merupakan jenis mayoritas tumor otak. Hal ini dimulai di salah satu bagian tubuh yang lain dan menyebar atau bermetastasis ke otak. Beberapa kanker yang dapat bermetastasis ke otak yaitu kanker paru-paru, kanker p*yudara, kanker ginjal, dan kanker kulit.
Tumor otak sekunder selalu ganas, karena tumor jinak tidak bersifat menyebar dari satu bagian tubuh ke bagian yang lain.

Faktor risiko

  • Genetik : Sangat jarang tumor otak diturunkan secara genetik, hanya ekitar 5 sampai 10 persen dari semua jenis kanker.
  • Usia: Risiko sebagian besar jenis tumor otak meningkat seiring usia.
  • paparan Bahan kimia : bahan kimia tertentu seperti yang biasa ada di lingkungan kerja mungkin dapat meningkatkan risiko kanker otak.
  • Paparan Radiasi : Orang-orang yang terkena radiasi pengion memiliki peningkatan risiko tumor otak, termasuk bisa melalui terapi kanker tinggi radiasi.
  • Cacar Air: Menurut American Brain Tumor Association, orang dengan riwayat cacar air dimasa kecil memiliki penurunan risiko terkena tumor otak.

Gejala Tumor atau Kanker Otak

Gejala tergantung ukuran dan lokasi tumor diotak. Tumor akan menyebabkan kerusakan secara langsung dengan cara menginvasi jaringan otak dan menyebabkan pengingkatan tekanan otak. Gejala yang bisa terlihat ketika tumor otak tumbuh adalah menekan jaringan otak. Sakit kepala adalah gejala umum tumor otak, yang mungkin dirasakan :

  • sakit kepala lebih buruk pada pagi hari ketika bangun tidur
  • sakit kepala terjadi saat sedang tidur
  • sakit kepala semakin buruk jika batuk, bersin, atau berolahraga
Baca juga:  Makanan Sehat itu yang Bagaimana?

Hal ini juga mungkin mengalami :

  • muntah
  • penglihatan kabur atau penglihatan ganda
  • kebingungan
  • kejang (terutama pada orang dewasa)
  • kelemahan anggota tubuh atau bagian dari wajah
  • perubahan fungsi mental

Gejala umum lainnya termasuk:

  • kecanggungan
    Hilang ingatan
  • kesulitan menulis kesulitan atau membaca
  • perubahan kemampuan pendengaran,  rasa, atau bau
  • menurunnya kewaspadaan(mungkin termasuk mengantuk dan hilangnya kesadaran)
  • kesulitan menelan
  • pusing atau vertigo
  • masalah kelopak mata
  • gerakan tak terkendali
  • tremor di tangan
  • kehilangan keseimbangan
  • hilangnya kontrol kandung kemih atau usus
  • mati rasa atau kesemutan pada satu sisi tubuh
  • kesulitan berbicara atau kesulitan memahami apa yang diutarakan orang lain
  • perubahan suasana hati, kepribadian, emosi, dan perilaku
  • kesulitan berjalan
  • kelemahan otot di wajah, lengan, atau kaki

Tidak semua tumor otak menimbulkan gejala, dan beberapa di antaranya bahkan tidak menyebabkan gejala. Gejala tumor otak cukup banyak dan tidak spesifik, yang artinya bisa sama dengan gejala banyak penyakit lain. Satu-satunya cara untuk mengetahui penyebab gejala adalah untuk menjalani tes diagnostik. Timbulnya gejala ini pada banyak kasus bisa sangat bertahap dan seringkali  diabaikan bahkan untuk waktu yang lama. Kadang-kadang gejala bisa muncul lebih cepat juga, dan dalam beberapa kasus, orang dengan kanker otak bertindak seolah-olah seperti mengalami stroke.

Didiagnosis

Diagnosis tumor otak dimulai dari pemeriksaan fisik dan melihat riwayat kesehatan Anda. Pemeriksaan fisik ini bisa mencakup pemeriksaan neurologis yang sangat rinci. Dokter selanjutnya bisa melakukan tes untuk mengetahui saraf kranial(berasal dari otak) Anda utuh atau tidak dengan cara melihat ke dalam mata Anda dengan oftalmoskop(instrumen yang bersinar terang).  Dokter mungkin juga mengevaluasi kekuatan otot, koordinasi, ingatan, kemampuan melakukan matematis.
Dokter mungkin akan meminta tes lagi setelah pemeriksaan fisik, yang bisa  mencakup: CT Scan Kepala, MRI dari Kepala, Angiography, Brain Scan, Skull X-Rays, dan Biopsi.

Pengobatan Tumor Otak

Pengobatan untuk tumor otak akan tergantung pada jenis tumor, ukuran tumor, lokasi tumor, dan kesehatan Anda secara umum. Pengobatan yang paling umum untuk kanker otak adalah operasi., yang bertujuan untuk menghilangkan semua jejak kanker tanpa menyebabkan kerusakan pada bagian-bagian otak yang sehat . Sementara beberapa tumor memungkinkan untuk pengangkatan yang  mudah dan aman, namun tumor lain mungkin terletak di daerah yang menyulitkan untuk diangkat. Operasi bisa dikombinasikan dengan pengobatan lain eperti terapi radiasi dan kemoterapi. Terapi fisik, terapi okupasi, dan terapi wicara bisa membantu untuk pulih setelah bedah saraf.

Underline

Prospek penyembuhan tumor otak akan tergantung pada jenis tumor, ukuran tumor, lokasi tumor, dan kesehatan umum.  Pengobatan yang dilakukan sejak dini bisa mencegah komplikasi yang bisa terjadi apabila tumor berkembang dan menyebakan penekanan pada jaringan otak.  Kunjungi dokter Anda jika Anda merasa khawatir dengan gejala yang sedang Anda alami.

[Medical Disclaimer]

Advertisement

Bagikan yang bermanfaat kepada rekan dan kerabat dekat Anda dengan tombol berikut :

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *