Efek samping buruk sering makan daging ayam broiler

efek sering makan ayam broilerAyam broiler atau sering juga kita sebut sebagai ayam sayur atau ayam potong, adalah sumber makanan yang paling populer diantara banyak keluarga di dunia. Selain memiliki daging yang gurih, daging ayam sangat mudah dan lebih cepat untuk diolah daripada daging merah seperti misalnya daging sapi. Keuntungan ekonomisnya, ayam broiler lebih cepat dipanen sehingga harganya jauh lebih murah daripada daging atau ayam negeri. Namun sayang, dibalik banyak keutungan diatas, daging jenis ayam broiler ini berpotensi buruk bagi kesehatan karena sangat mungkin menyimpan residu zat/obat-obatan yang bersifat karsinogen dalam tubuh.

Advertisement

Ayam boiler bisa lebih cepat dipanen karena menggunakan bahan khusus dalam makanan mereka termasuk hormon dan logam berat. Dan supaya tahan terhadap berbagai penyakit, suntikan antibiotik juga diberikan kepada mereka. Selain itu kondisi lingkungan tempat ia dipelihara biasanya sangat kotor, sehingga di mungkinkan tercemar bakteri e.coli, salmonela, dll.

Nah berikut beberapa efek buruk yang mungkin bisa dialami manusia jika terlalu sering mengkonsumsi ayam broiler.

Menjadikan kuman lebih kebal terhadap antibiotik

Antibiotik adalah jenis obat yang paling umum digunakan untuk mencegah penyakit akibat bakteri yang mungkin menyerang ayam mereka. Jika tak menggunakan antibiotik, mungkin ayam-ayam sayur ini tak banyak yang akan bisa bertahan hidup hingga masa panen. Sayangnya, residu antibiotik ini bisa mengendap dalam hati dan daging ayam dan bisa dieruskan kepada manusia yang mengkonsumsi dagingya.

Menurut penelitian, jenis antibiotik yang digunakan adalah penisilin, yang sebenarnya di pakai untuk pengobatan infeksi pada manusia. Jika hal ini terus dikonsumsi secara rutin, dikhawatirkan membahayakan; dan diantara efek sampingnya adalah resistensi kuman terhadap antibiotik  hingga pembentukan zat karsinogen yang memicu kanker.

Pubertas dini pada anak perempuan?

Ayam potong atau ayam broiler juga diberikan dengan suntikan hormon secara rutin agar bisa lebih cepat dipanen – yaitu sekitar 3 bulan. Padahal, ayam negeri baru bisa dianggap memadai untuk dipotong setidaknya telah berumur 6 bulan. Perbedaan yang sangat mencolok.

Hormon tersebut adalah sejenis hormon steroid, umumnya disuntikkan melalui  leher dan sayap ayam. Hormon ini juga akan mengendap di dalam daging, khususnya didaerah tubuh ayam yang disuntik.

Karena zat-zat ini tidak alami, maka sangat dimungkinkan akan berakibat tak baik bagi kesehatan.  Ada pendapat yang mengatakan bahwa sering mengkonsumsi bagian ayam yang sering disuntikkan zat ini dapat menyebabkan pubertas dini khususnya ada perempuan. Pendapat lain bahkan mengatakan bahwa hal ini juga dapat bersifat karsinogen yang memicu kanker.

Baca juga:  Efek bagi tubuh jika Kekurangan atau Kelebihan Vitamin A

Gangguan kesehatan

Ada pendapat yang mengatakan bahwa pakan ayam potong banyak mengandung logam berat untuk meningkatkan bobot ayam pedaging. Logam berat seperti arsenik, merkuri, timbal, dll adalah kontamionan yang sangat membahayakan kesehatan jika sudah menumpuk dalam tubuh manusia, bisa menyebabkan banyak gangguan seperti gangguan hati, jantung, ginjal, tulang, hingga otak.

Gangguan masalah pernafasan hingga masalah kulit

Unggam adalah hewan yang paling berbakteri dan virus, terutama ayam broiler yang rata-rata dipelihara dikandang kotor seumur hidupnya. Jenis bakteri yang paling sering ditemukan adalah Salmonella dan bakteri E. Coli. Salmonella adalah jenis bakteri yang telah dikenal menyebabkan penyakit tipus , dan E.coli adalah bakteri penyebab gangguan pencernaan seperti  diare, infeksi usus, dll. Selain itu terdapat juga bakteri staphylococcus aureus, penyebab masalah kulit seperti kulit memerah, kulit ruam, serta gatal dan masalah pernafasan.

Untuk menghindari infeksi bakteri-bakteri yang sangat dimungkinkan bisa ditularkan oleh ayam, sebaiknya untuk memastkan kebersihannya pada saat mengolah dagingnya. Biasakan untuk mengkonsumsi khususnya daging unggas yang telah dimasak dengan benar, kalau perlu merebus dulu sebelum menggoreng. Hindari makan satae ayam atau makan daging ayam yang disediakan diwarung yang Anda anggap kurang bisa menjaga kebersihan.

Tips :

  1. Berlakukan gaya hidup sehat, dan diet seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Konsumsilah bahan makanan yang berbeda setiap hari(sayuran dan buah-buahan, tempe, daging, dan ikan), hal ini khususnya untuk tidak makan ayam melulu setiap hari.
  2. Hindari mengkonsumsi bagian-bagian daging ayam seperti jerohan, ceker ayam, kulit ayam, leher ayam, sayap ayam, dan leher ayam. Pilihlah bagian daging ayam yang terbaik, yaitu dada dan pah@ ayam tanpa kulit. Selain beresiko tercemar obat, bagian jerohan, kulit, kepala, dan ceker sangat tinggi koleterol jahat juga tak baik bagi penderita asam urat karena tinggi purin.
  3. Sebenarnya daging ayam sangat lah bergizi tinggi. JIka Anda menyukai sayap atau kepala ayam, pilihan ayam kampung organik adalah yang lebih menyehatkan karena bebas dari zat karsinogen.

[Medical Disclaimer]

Advertisement

Bagikan yang bermanfaat kepada rekan dan kerabat dekat Anda dengan tombol berikut :

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *