Akibat Tubuh jika kekurangan terkena sinar matahari

akibat jika tubuh kekurangan sinar matahariMatahari adalah sumber Vitamin D terbaik, dan jika tubuh kekurangan vitamin D bisa dikaitkan dengan beberapa resiko kesehatan yang serius. Lalu apakah Vitamin D ? . Jenis Vitamin D3 atau bentuk kalsiferol adalah vitamin jenis larut lemak, dan didapatkan dari makanan, serta bisa dibuat sendiri oleh tubuh setelah terpapar oleh sinar ultraviolet matahari. Ada beberapa bentuk Vitamin D yang masing-masing memiliki fungsi dan tugas yang berbeda. Namun beberapa bentuk vitamin ini relatif tidak aktif dalam tubuh, dan berkemampuan terbatas sebagai vitamin. Organ hati dan ginjal adalah yang membantu mengubah vitamin D menjadi bentuk hormon aktif yang dikenal dengan calcitriol. Jadi faktanya, vitamin D secara teknis adalah sinar matahari yang berasal dari pro hormon calcitriol . Baca juga : Manfaat berjemur dibawah Sinar Matahari Pagi

Advertisement

Kekurangan sinar matahari alami dan vitamin D telah dikaitkan dengan kondisi berikut :

  • Insufisiensi adrenal
  • Alzheimer
  • Alergi
  • Gangguan autoimun termasuk multiple sclerosis dan rheumatoid arthritis
  • Kanker usus besar, kanker pay*udara, kanker kulit dan kanker prostat
  • Depresi
  • Diabetes, tipe 1 dan 2
  • Intoleransi gluten, intoleransi lektin
  • Penyakit jantung, hipertensi, Sindrom X
  • Infertilitas
  • Gangguan belajar dan perilaku
  • Gigi berlubang
  • Obesitas
  • Osteopenia, osteoporosis, osteomalacia (rakhitis pada orang dewasa)
  • Parkinson
  •  PMS
  • Psoriasis

Penjelasan dari beberapa masalah kesehatan yang nyata berhubungan dengan Kekurangan vitamin D

Masalah Tulang

Memiliki tingkat vitamin D yang memadai dalam tubuh akan membantu menjaga tulang yang kuat dan  mencegah osteoporosis. Kekurangan vitamin D (yang sering samar dengan kekurangan kalsium) telah dikaitkan dengan kejadian patah tulang pinggul lebih besar.

 Diabetes

Kekurangan vitamin D telah dikaitkan dengan defisiensi insulin dan resistensi insulin. Bahkan itu ditunjukkan dalam sebuah studi tahun 2001, bahwa kekurangan vitamin D mungkin faktor utama yang berkontribusi terhadap jenis diabetes 1 pada anak-anak.

Infertilitas dan PMS

Infertilitas dikaitkan dengan tingkat yang rendah vitamin D, dan PMS sepenuhnya akibat kekurangan kalsium, magnesium, boron dan vitamin D.

Kelelahan dan Depresi

Vitamin D jenis aktif calcitriol, pada kelenjar adrenal mengatur tirosin hidroksilase, yaitu enzim membatasi tingkat produksi dopamin, adrenalin dan noradrenalin yang diperlukan. Kelenjar adrenal memompa hormon ini untuk membantu kita bisa mengatasi stres sehari-hari. Oleh karena itu pada saat adrenal sudah memompa hormon-hormon yang kuat, maka  untuk beberapa waktu tubuh kita mulai mengalami kelelahan konstan yang menyebabkan kelelahan kronis. Tidak mendapat vitamin D yang cukup dapat menyebabkan kelelahan kronis dan depresi.

Baca juga:  Makanan yg Boleh & Dilarang untuk Asam Urat

Sindrom X

Kekurangan vitamin D dikaitkan dengan Sindrom X – peningkatan lemak di sekitar bagian tengah. Sindrom X adalah hasil dari resistensi insulin (ketidakmampuan tubuh menangani karbohidrat dan gula dengan benar), lemak darah yang abnormal (seperti peningkatan kolesterol dan trigliserida), kelebihan berat badan, dan tekanan darah tinggi. Kondisi Sindrom X membutuhkan gaya hidup dan perubahan pola makan yang lengkap, juga fokus pada mengurangi tingkat stres, yang mengaktifkan hormon-hormon adrenal dan mempromosikan berat badan untuk perbaikan dan manajemen jangka panjang.

Vitamin D dan Steroid

Steroid, seperti prednison sering diresepkan untuk mengurangi peradangan yang terkait dengan berbagai masalah kesehatan. Obat-obatan ini mungkin penting untuk perawatan medis bagi seseorang tetapi berpotensi menghasilkan efek samping, termasuk penyerapan kalsium yang menurun.

Ada beberapa bukti bahwa steroid juga bisa mengganggu metabolisme vitamin D, lebih lanjut berkontribusi terhadap hilangnya masa tulang dan osteoporosis yang terkait dengan obat-obatan steroid. Untuk alasan ini, bagi individu yang menjalani terapi steroid kronis harus berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi tentang kebutuhan untuk meningkatkan asupan vitamin D melalui suplemen makanan.

[Medical Disclaimer]

Advertisement

Bagikan yang bermanfaat kepada rekan dan kerabat dekat Anda dengan tombol berikut :

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *