Akibat Kurang tidur dalam Jangka Panjang

Akibat kurang tidur jangka panjangSaat ini kurang tidur merupakan hal yang seperti nya sangat umum pada orang-orang. Banyak hal yang dapat menyebabkan masalah kurang tidur, kurang olahraga, mengkonsumsi obat-obatan tertentu,  terlalu banyak kesibukan, banyak fikiran dan masih banyak lagi. Pada anak-anak dan remaja, hormon pertumbuhan hanya dilepaskan selama tidur. Hormon-hormon ini membantu membangun massa otot serta perbaikan sel dan jaringan. Tidur juga sangat penting untuk perkembangan selama masa pubertas.
Apabila Anda kurang tidur, otak Anda tidak bisa berfungsi dengan baik dan mempengaruhi kemampuan kognitif dan emosi. Jika berlangsung dalam waktu yang cukup lama, kurang tidur dapat menurunkan pertahanan tubuh dan meningkatkan risiko mengembangkan penyakit kronis.  Stimulan seperti kafein tidak bisa mengganti akan kebutuhan tubuh untuk tidur.
Menurut studi Harvard Medical School,  tidur kurang dari lima jam setiap malam meningkatkan risiko kematian dari semua penyebab hingga sekitar 15 persen!. Kurang tidur juga berbahaya bagi kesehatan mental dan fisik Anda dan dapat secara drastis menurunkan kualitas hidup Anda.

Advertisement

Jadi Anda sangat perlu untuk mencari penyebab dari masalah kurang tidur Anda, dan segera memperbaikinya untuk mencegah efek buruk yang lebih jauh lagi.  Baca juga : Obat Tradisional agar Mudah tidur dan bisa Nyenyak

Berikut beberapa dampak atau akibat jika seseorang sering kurang tidur dalam jangka panjang

Gangguan system sayaf pusat

Sistem saraf pusat adalah jalan raya informasi di tubuh Anda, dan tidur sangat diperlukan untuk menjaganya tetap bisa berfungsi dengan baik. Selama waktu kita tidur, neuron otak sibuk dan membentuk jalur baru sehingga Anda bisa siap saat menghadapi dunia di pagi hari. Pada anak-anak dan orang dewasa muda, otak masih melepaskan hormon pertumbuhan saat tidur malam. Saat Anda sedang tidur, tubuh Anda juga memproduksi protein yang membantu memperbaiki kerusakan sel.

Gangguan konsentrasi dan gangguan fungsi kognitif secara keseluruhan

Kurang tidur membuat otak kehabisan energi, sehingga tidak dapat melakukan tugasnya dengan baik. Efek yang paling jelas dirasakan adalah rasa kantuk, dan Anda mungkin merasa menguap lebih banyak dan merasa lesu. Kurang tidur mengganggu kemampuan berkonsentrasi dan mempelajari hal-hal baru. Hal ini dapat berdampak negatif, baik jangka pendek dan memori jangka panjang. Hal ini akan menghambat proses pengambilan keputusan dan kreativitas. Kurang tidur juga mempengaruhi emosi, membuat Anda lebih mungkin untuk menjadi pemarah dan perubahan suasana hati. Dan fungsi kognitif secara keseluruhan akan terganggu.
Jika kurang tidur ini terus berlangsung dalam waktu yang cukup lama, meningkatkan risiko halusinasi, terutama jika Anda memiliki kondisi narkolepsi atau lupus erythematosis sistemik. Risiko lainnya termasuk perilaku impulsif, depresi, paranoia, dan pikiran putus asa.

Mengalami Efek tidur mikro, penyebab umum kecelakaan

Efek samping lain dari dari kurang tidur adalah efek tidur mikro. Saat itulah Anda bisa tertidur hanya beberapa detik atau beberapa menit, tapi Anda tidak menyadarinya. Jika Anda kurang tidur, tidur mikro adalah hal yang berada di luar kendali Anda dan bisa sangat membahayakan misalnya ketika sedang mengemudi. Kita mungkin sudah sangat sering mendengar berita kecelakaan yang melibatkan supir yang mengantuk. Sekali lagi efek tidur mikro ini sangat berbahaya, karena bisa terjadi diluar kendali Anda dan tidak Anda sadari.

Baca juga:  Penyebab Stroke Ringan, Iskemik, dan cara Mengatasinya

Menurunkan system kekebalan tubuh

Ketika Anda sedang tidur, sistem kekebalan tubuh Anda akan memproduksi sitokin pelindung dan antibodi untuk melawan infeksi. Sistem ini bekerja untuk melawan zat asing seperti bakteri dan virus. Sitokin ini dan zat pelindung lainnya memberikan sistem kekebalan tubuh memiliki lebih banyak energi untuk mempertahankan tubuh terhadap penyakit.
Kurang tidur bisa diartikan sebagai sistem kekebalan tubuh yang tidak memiliki kesempatan untuk membangun kekuatannya. Menurut Mayo Clinic, studi telah menunjukkan bahwa jika Anda tidak memperoleh cukup tidur, lebih mungkin bagi tubuh untuk tidak mampu melawan zat asing yang bisa membahayakan. Bagi yang sedang sakit, hal ini dapat membuat kesembuhan dari penyakit lebih lama. Kurang tidur dalam jangka panjang meningkatkan risiko  terkena penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit kardiovaskular.

Meningkatkan gangguan Sistem pernapasan

Kurang tidur dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda, sehingga Anda lebih rentan terhadap masalah pernapasan seperti influenza dan batuk. Jika Anda sudah memiliki penyakit paru-paru kronis, kurang tidur cenderung akan membuatnya lebih buruk.

Kenaikan berat badan

Menurut Harvard Medical School, beberapa studi telah menemukan hubungan antara kurang tidur dan berat badan. Seiring dengan makan terlalu banyak dan tidak berolahraga, kurang tidur adalah salah satu faktor risiko obesitas.

Meningkatkan risiko diabetes type 2

Kurang tidur meningkatkan produksi hormon stres yang di sebut kortisol dan menurunkan kadar hormon yang disebut leptin(hormon yang akan memberitahu otak jika sudah cukup makan). Selain itu, kurang tidur meningkatkan kadar yang disebut ghrelin biokimia, yang merupakan perangsang nafsu makan. Kurang tidur akan membuat tubuh Anda untuk melepaskan insulin dalam tingkat yang lebih tinggi setelah Anda makan, mempromosikan penyimpanan lemak, dan meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2.

Menyebabkan masalah pada Sistem kardiovaskular

Anda akan lebih mudah untuk meningkatkan berat badan jika kurang tidur kronis, dan juga berisiko meningkatkan masalah dengan sistem kardiovaskular Anda.
Tidur berperan penting untuk kemampuan tubuh dalam menyembuhkan dan memperbaiki pembuluh darah dan jantung. Kurang tidur dapat menyebabkan risiko masalah kesehatan kronis yang lebih tinggi seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan stroke. Menurut Harvard Medical School, bagi orang-orang yang dengan hipertensi, hanya satu malam saja tanpa tidur yang cukup dapat menyebabkan tekanan darah tinggi untuk hari berikutnya.

[Medical Disclaimer]

Advertisement

Bagikan yang bermanfaat kepada rekan dan kerabat dekat Anda dengan tombol berikut :

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *