Top 10 MANFAAT Beras MERAH bagi Kesehatan

Manfaat Beras merah untuk KesehatanBeras adalah bahan makanan pokok yang telah lama dikonsumsi di banyak Negara, termasuk Indonesia. Meskipun ada jenis beras lainnya termasuk beras merah dan beras cokelat, atau hitam, namun beras putih lah yang paling banyak diminati meskipun saat ini banyak yang menganggapnya kurang sehat. Sebenarnya hal ini karena beras putih kebanyakan diputihkan dengan bahan kimia dalam proses pengolahannya agar terlihat lebih menarik pembeli. yang tidak dianggap sehat. Proses mulai dari penggilingan dan pemutihan akan membuang sebagian besar nilai nutrisi dari nasi putih. Namun jangan khawatir, karena Anda masih bisa memperoleh beras organik yang diproses secara alami, atau beras merah yang lebih bergizi. Baca juga : Alasan Kenapa Beras Merah lebih Sehat dari Beras Putih

Advertisement

Beras merah pada umumnya hanya diposes biasa, yang hanya membuang kulit luarnya saja, sementara lapisan tipis atau kulit arinya tetap dibiarkan utuh. Nah, kulit ari dari beras merah inilah yang sebenarnya menyimpang banyak nutrisi termasuk serat yang sangat tubuh kita butuhkan untuk membantu proses pencernaan di usus.

Selain serat, beras merah juga menyediakan protein, dan mineral termasuk magnesium, mangan, fosfor, kalsium, selenium, dan kalium, zat besi, dan seng. Beberapa jenis vitamin yang ditemukan dalam beras merah adalah vitamin B1, vitamin B2, B3, B6, vitamin E dan vitamin K. Wow, sungguh luarbiasa sekali bukan?….

Beras merah ini lebih kenyal daripada nasi putih, sehingga terkadang terasa keras dan kurang enak – yang membuatnya kurang diminati orang.

Memperkenalkan beras merah dalam diet Anda akan membawa manfaat kesehatan yang luar biasa.

Inilah 10 manfaat luarbiasa beras merah bagi kesehatan dan kandungan nutrisinya:

1. Membantu menurunkan Kolesterol buruk(LDL)

Beras merah merupakan salah satu pangan yang menyediakan jenis serat larut, yang bermanfaat membantu menurunkan kolesterol LDL dalam darah. Kandungan minyak dalam beras merah juga telah terbukti bisa menurunkan kadar kolesterol LDL .

Beras merah juga bisa mengatur katabolisme kolesterol. Sebuah studi yang dipublikasikan British Journal of Nutrition mencatat bahwa tingkat resistensi insulin, jumlah kolesterol total dan tingkat kolesterol LDL berkurang setelah mengonsumsi beras merah.Hal ini kemungkinan besar karena beras merah menurunkan respon glikemik.

Tak hanya itu, diet yang  tinggi biji-bijian termasuk  beras merah dapat meningkatkan tingkat tingkat kolesterol baik atau HDL dalam tubuh Anda.

Kolserol Buruk(HDL) merupakan faktor risiko tinggi penyakit kardiovaskular termasuk jantung, darah tinggi, dan stroke.

2. Mendukung Fungsi usus yang sehat

Hal ini karena serat larut yang banyak ditemukan dalam beras merah sangat bermanfaat untuk pencernaan. Serat ini membantu gerak usus yang teratur, dengan cara membantu pergerakan limbah melalui usus yang lebih mudah. Akirnya Usus dalam mencerna makanan menjadi lebih mudah, juga mengurangi sembelit hingga wasir. Beras merah juga mengandung mineral mangan yang berperan membantu mencerna lemak.

Jika mengonumsi beras merah sebagai pengganti nasi putih, maka pastikan juga untuk minum lebih banyak air agar serat dapat terbantu dalam menjalankan tugasnya.

3. Baik untuk menjaga kesehatan jantung

Hal ini karena beras merah mengandung serat, dimana yang juga membantu mengurangi penyumbatan dalam arteri akibat penumpukan plak. Serat menghambat penyerapan lemak buruk yang ikut bersama makanan kita didalam pencernaan.

Studi yang diterbitkan di International Journal of Preventive Medicine 2014 mencatat bahwa mengganti beras putih dengan beras merah mungkin berguna untuk menurunkan tingkat penanda inflamasi, serta beberapa faktor risiko penyakit kardiovaskular pada wanita belum menopause yang kelebihan berat badan atau obesitas.

Studi lain tahun 2016 yang diterbitkan oleh majalah Critical Reviews in Food Science and Nutrition mengambil kesimpulan bahwa asupan biji-bijian dianggap memiliki manfaat yang cukup penting dalam mencegah penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes dan kanker, karena mengandung senyawa kimia fenolik .

4. Menurunkan Risiko Diabetes

Diabetes type 2 adalah penyakit kronis yang saat ini terlihat semakin meningkat saja penderitanya. Gaya hidup yang buruk, mungkin menjadi salah satu faktor terbesar untuk diabetes.

Beras merah memiliki  indeks glikemik yang lebih rendah, serta bersifat dicerna lebih lambat – sehingga menyebabkan perubahan gula darah yang lebih rendah. Hal ini tentunya bisa membantu menghindari lonjakan kadar gula darah yang bisa berakibat buruk bagi kesehatan.

Studi  yang dipublikasikan dalam Archives of Internal Medicine menuliskan bahwa  golongan biji-bijian, termasuk beras merah, dan beras putih dapat menurunkan risiko untuk diabetes tipe 2. Sementara itu para peneliti yang terlibat menegaskan bahwa sebagian besar asupan karbohidrat harus berasal dari biji-bijian daripada makanan olahan untuk membantu mencegah diabetes 2 Type.

Baca juga:  Manfaat Minum Kopi untuk Kesehatan

5. Mengurangi risiko terkena berbagai jenis Kanker

Kanker adalah top penyakit yang menjadi momok menakutkan bagi sebagian besar, karena bisa berakibat fatal dan kurang diketahui faktor penyebab pastinya.

Diet yang memasukkan beras merah (bukan beras putih biasa) dapat  membantu mencegah terkena berbagai jenis kanker g*nas, seperti kanker usus besar, kanker pay*dara dan kanker darah atau leukemia. Hal ini karena diketahui beras merah mengandung antioksidan dan serat yang tinggi.

Sebuah studi yang dipublikasikan Journal of Nutrition mencatat bahwa biji-bijian dan sayuran utuh adalah makanan nabati yang paling penting  yang membantu melindungi tubuh dari kanker pay*dara dan kankeryang  terkait masalah hormon lainnya.

6. Menjaga Berat Badan yang Ideal

Berganti beras merah dari beras putih juga bisa membantu untuk menjaga agar berat badan tetap ideal dan sehat .

Serat yang banyak terkandung dalam beras merah akan membuat Anda merasa lebih kenyang, artinya akan mencegah keinginan anda untuk ngemil makanan yang tidak sehat. Beras merah juga mempercepat tubuh membuang zat sisa didalam saluran pencernaan, yang akhirnyameningkatkan fungsi metabolisme dan menjaga berat badan.

Studi yang dipublikasikan di Nutrition Research mencatat bahwa beras merah atau hitam lebih efektif daripada nasi putih dalam mengendalikan berat badan, disisi lain meningkatkan aktivitas enzim antioksidan pada wanita yang memiliki kelebihan berat atau obesitas.

7. Meningkatkan Kekebalan tubuh

Jenis beras ini mengandung banyak vitamin, mineral dan  fenolik yang sangat penting untuk menjaga kekebalan tubuh yang kuat. Dengan sistem kekebalan tubuh yang kuat, maka akan meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan mempercepat penyembuhan.

Antioksidan dalam beras merah juga membantu melawan kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas yang menyebabkan penyakit dan mempercepat proses penuaan.

8. Menjaga Kesehatan Tulang

Jangan menyepelekan masalah tulang, sejak sedini mungkin kesehatan tulang harus dijaga untuk mencegah osteoporosis dimasa depan. Nah, salah satu cara dalam menjaga kesehatan tulang sejak dini adalah dari makanan yg sehat untuknya, termasuk beras merah.

Mengonsumsi beras merah dianggap bisa membantu untuk tulang yang sehat dan kuat . Keuntungan ini terutama disebabkan oleh kandungan magnesium dalam beras merah yang tinggi.

Magnesium adalah nutrisi pokok untuk tulang sehat dan kuat, yang bekerja bersama dengan kalsium dan vitamin. Peran Magnesium adalah untuk mgnubah vitamin D menjadi bentuk aktif sehingga baru bisa membantu dalam rangka penyerapan kalsium. Nah, dengan demikian mineral ini berperan penting dalam membangun tulang dan mencegah kurangnya mineral dalam tulang.

Kekurangan magnesium ditengarai juga terkait dengan kekuatan tulang yang rendah, arthritis, dan kejadian osteoporosis di masa depan.

 

9. Membatu dalam menjaga Sistem Syaraf yang Sehat

Beras merah mengandung  mangan, yaitu  mineral yang dibutuhkan guna untuk menghasilkan asam lemak dan hormon yang penting untuk sistem saraf. Magnesium sekaligus berperan dalam menyeimbangkan aktivitas kalsium untuk pengaturan saraf dan otot. Semua ini sangat penting untuk mencegah kontraksi otot.

Tak cukup hanya itu, vitamin B yang juga terdapat dalam beras merah dibutuhkan untuk memastikan kelancaran fungsi otak dan sistem saraf dengan cara mempercepat metabolisme dalam otak.

Kalium dan kalsium yang ditemukan juga berperan dalam menjaga saraf dan sel-sel otot.

Vitamin E , bahkan juga ada dalam beras merah yang sarat gizi ini, yang manfaatnya terkait pencegahan beberapa penyakit otak yang disebabkan radikal bebas.

10.  Makanan yang baik untuk Bayi

Sebagai sumber gizi dan serat yang alami, beras merah merupakan salah satu makanan yang ditemukan sehat bagi bayi. Hal ini bermanfaat membantu pertumbuhan bayi yang cepat. Sementara serat telah dijelaskan untuk melancarkan kerja usus yang mencegah masalah sembelit yang sering umum pada bayi .

Bubur beras merah bisa diberikan untuk bayi berumur 6 bulan keatas, atau pada saat usia ideal untuk diberikan makanan padat pendamping ASI.

Baca juga : Top 9 Makanan Sehat Untuk Anak-anak Balita

Tips:

  • Jangan membeli beras dalam jumlah banyak, karena minyak yang terdapat didalamnya berpotensi  basi jika disimpan terlalu lama.
  • Sebelum membeli, pastikan belum melewati tanggal kedaluarsanya.
  • Beras merah mentah perlu disimpan didalam wadah yang kedap udara selama enam bulan pada suhu kamar.
  • Jangan panaskan nasi beras merah lebih dari satu kali.
  • Beras merah memiliki lapisan tipis, sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk masak dan juga memerlukan lebih banyak air daripada beras putih.

 

[Medical Disclaimer]

Advertisement

Bagikan yang bermanfaat kepada rekan dan kerabat dekat Anda dengan tombol berikut :

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *